Postingan

Kamu dan Kopi

Kamu itu seperti kopi. Selalu menghangatkan tubuhku dari dingin disetiap malam. Kamu itu seperti Kopi. Selalu aku candui setiap aku merindukan ketenangan. Kamu itu seperti kopi. Memiliki arti rasa di setiap aku mencicipimu. Kamu itu seperti kopi. Selalu menemaniku dalam pekatnya masa lalu. Kamu itu seperti kopi. Kalau aku tidak tahu cara mencicipinya, maka tak akan terasa nikmatnya bahkan pahit sampai ke uluh hati. Kamu itu seperti kopi. Kopi ternikmat yang Tuhan buatkan khusus untukku agar menemaniku dalam dinginnya sang malam. Ya kamu itu seperti kopi yang selalu membuatku tenang dan hangat. Kamu itu kopi, kopi ternikmat dan selalu membuat rasa ini bahagia.

Ketika Cinta

Perkara saat jatuh cinta memang tak bisa diduga-duga. Dia selalu datang begitu saja. Tak banyak orang yang rela menguras air matanya karena cinta, tak banyak juga orang yang merasakan euforia yang sangat ketika cinta itu hadir. Sungguh ! Lantas bagaimana perkara saat jatuh cinta? Mungkin aku akan menceritakan ketika perkara jatuh cinta itu hadir. Ketika cinta hadir saat aku memang sendiri Mungkin tak akan ada sebuah resah jika cinta memang datang tepat saat kita sedang sendiri. Tapi jika ini adalah pertama kalinya dia hadir pasti akan resah untuk menanggapinya. Jika memang cinta itu hadir dan membuat kesempurnaan yang utuh dalam diri. Saat itulah cinta menggerogoti akal. Terkadang cinta seperti angin. Datang dengan sendirinya, lantas berlalu begitu saja saat kita merasakan kedamaian akan sebuah kehidupan. Sungguh cinta, ketika kau datang, semua berubah menjadi warna.

Kamu yang (baru) Aku Kenal

Gambar
Sungguh aku ingin menceritakan semua, mulai dari awal betatap mata, mengetahui namamu, mulai dekat denganmu, sampai secara tidak langsung dan mungkin tak kau sadari kita sedang curhat. Ya walaupun bukan tentang hati. Untuk kali ini aku menyerah. Entah aku yang terlalu percaya diri, entahlah. Yang pasti kamu selalu mencuri pandangan padaku. Sampai (mungkin) sering kau kupergoki sedang melihatku, entah aku sedang menulis, ngobrol, tidur, makan, dan bahkan  ngupil  yang selalu menjadi kebiasaan burukku jika hidungku tak bisa menahan gatal yang sangat. Karaktermu yang pendiam, tak dinyana-nyana telah mencuri perhatianku untuk mengenal sosokmu. Sungguh aku bukan perempuan yang mudah untuk tergoda pada hal seperti ini. Memang aku orang yang supel, bahkan mayoritas teman-temanku adalah laki-laki. Tapi untuk menelaah dan mengenal lebih dalam pribadi seseorang bukanlah kebiasaanku. Apa kau masih ingat saat pertama kali kau menyapaku? Ya, walaupun tidak secara langsung. ...

Perasaan dalam Tiga Kata

Di sekolah itu jangan hanya belajar fisika, matematika, kimia, dan kawan-kawannya saja. Belajar percintaan juga musti dan wajib. Karena cinta berhubungan dengan kehidupan. Jika kita tak tahu arti hidup maka kita akan terjerat akan sebuah belenggu yang menyiksa. So, ini memang permainan. Tapi menurutku ini lebih dari sebuah permainan. Karena ini melatih kita untuk mengungkapkan perasaan kita. Argumen-argumen kita, yang mungkin sudah lama terkunci di ujung bibir ini. Selamat menikmati tulisan sederhana ini.  Cekidot ! Bahagia, Itu, Indah   : Jika bahagia itu indah, maka kebahagiaan seutuhnya dari Tuhan itu adalah kamu. Aku, Mati, Ingin  : Ketika rasa cintamu telah mati padaku, maka aku ingin sekali mendengar kau berkata bahwa 'Aku rela meninggalkan dan melupakan semua kebahagiaan kita'. Hari, Memiliki, Baru  : Jika spogebob memiliki segudang ruang imajinasi, maka aku memiliki hari baru bersamamu. Bunga, Kenangan, Ilustrasi : Ilustrasi yang kita buat ...

Akan Membosankan Jika Dibaca

Gambar
Untuk kalian yang bersedia membaca, terimakasih. Dan untuk kamu yang memiliki seorang teman, mungkin wajib untuk membacanya. Aku tak ingin menyebut ini sebuah renungan, terlalu formal dan membosankan. Mungkin ini hanya sebuah flashback, tapi bukan flashback mantan ya. Ya ini hanya sebuah tulisan yang membuatku berpikir kembali kemasa lalu, mencoba untuk mengingat-ingat hal-hal terbaik yang pernah terjadi, yang mungkin telah lama terkubur. Dan sekarang aku ingin menggalinya kembali. Mengenang dan mengenang. Memang sangat bodoh jika mengenang masa lalu. Tapi bagiku, khususnya pertemanan aku dan teman-temanku ini sangat berharga. Semoga teman-temanku sudi membaca dan menemukan tulisan ini. Tak jarang kita bertengkar dengan teman, sering bahkan. Tak jarang pula kita sering terbesit rasa untuk meninggalkan mereka. Bahkan mungkin ada yang sampai memutuskan hubungan, tak ada komunikasi sama sekali. Bagiku itu adalah hal yang lebih bodoh. Banyak sekali alasan yang keluar saat ki...

Mencandui Rindu

Aku mencandui rindu saat malam menjelang. Aku mencandui rindu saat angin yang mengundang gigil. Aku mencandui rindu saat kopi habis tak tersisa. Aku mencandui rindu saat malam lupa akan bintangnya. Aku mencandui rindu saat menulis dan tak ada aksara tentangmu. Aku mencandui rindu, karena rindu adalah kamu. Kamu yang selalu aku rindu. Rindu yang lebih besar dari yang kamu tau. Karena kamu tak pernah merasakan kerinduanku. Saat kita berdua, meluangkan waktu untuk bersua. Tapi kamu tak akan pernah tau. Karena kamu tak pernah ingin mengetahui bagaimana perasaanku. Aku mencadui rindu karena kamu.

Untuk Kakak Sigap

Gambar
Maaf sebelumnya, postingan ini belum sempat kakak publikasikan, karena masih berbentuk draft. Untuk pasuka sigap, kakak tak akan mengharapkan banyak dari kalian. Dengan selalu bersamanya kalian, dengan kekompakan kalian, kakak titipkan Keluarga Kecil ini. Kakak yakin, kalian adalah orang-orang terpilih. Kalian adalah benih-benih pemimpin masa depan. Ini logo Ambalan Nyi Ageng Serang (Putri)