Postingan

Menampilkan postingan dengan label ceritaSMA

Am I Fall in Love?

Gambar
Hallo, Assalamu'alaikum. Setelah enam hari saya tidak menulis disini, alhamdulillah akhirnya diberikan kesempatan kembali untuk bercerita kembali. Sekarang tepat pukul 00:43 WIB. Iya, saya belum terlelap. Memang terlihat egois, tidak memberikan waktu istirahat pada tubuh. Tapi tidak sebenarnya, sudah lumayan lama saya beristirahat selepas dari perkemahan kemarin.   Perkemahan?   Oh ya, saya lupa belum menceritakannya. Mungkin waktu lain akan saya paparkan. So, sekarang apa yang akan saya bahas?   Love, again?   Yups! Memang klasik sih dan mungkin sudah bosan ya membaca tentang cinta, atau mungkin tak ada bosannya? Tak masalah, itu tergantung selera kalian, sekarang yang pasti saya ingin membahasnya lagi. So, why I choose that? Mungkin, kemarin lusa tepatnya. I'm feeling different. Tapi saya tak begitu terlarut dalam rasa itu, insyaAllah saya ingin tetap teguh pada apa yang saya pegang. But for now, I want to tell about it, just little bit.

Izinkan saya bercerita

Gambar
Khusus untuk malam ini, akan saya persempahkan kepada jiwa yang tak tahu diri ini. Maka, izinkan saya bercerita mengenai apa yang belum sempat saya ceritakan. Ketika semua kebohongan harus terpaksa dilakukan, yang katanya demi kebaikan, padahal sebenarnya karena sudah terlanjur salah. Ketika keadaan memaksa untuk melakukan, padahal jiwa tak ridha untuk hal yang tidak diinginkannya. Ketika perasaan harus dikubur dalam-dalam, padahal hati teriris sakit dan kalbu tak tahan untuk mengatakan. Ketika semua harus bisu, padahal ingin sekali mengutarakan semua kejahatan. Ketika semua harus pura-pura buta, padahal mata jelas melihat dan memberontak. Izinkan saya bercerita mengenai apa yang ingin saya ceritakan. Bahwa saya ingin sekali berkata jujur tanpa ada paksaan bahkan tekanan dari sudut manapun. Ingin menyetarakan karena sesungguhnya tak ada yang benar dan salah, melainkan diri kita masing-masing yang membuat kesalahan itu menjadi hal mendasar untuk dijadikan sebuah yan...

UN, No worry!

Gambar
UN, No worry! Munkin seharusnya saya mempostingkan tulisan saya ini sebelum melaksanakan UN, tapi dikarenakan waktuku saat itu padat oleh berbagai jam belajar, so bolehkan kalau saya baru menuliskannya sekarang? Boleh saja ya, biar cepet hehe. Alhamdulillah 3 hari kemarin saya dapat melewati dan menyelesaikan Ujian Nasional, yang minggu-minggu ini menjadi perbincangan diberbagai media. Awalnya saya sangat takut dan tak percaya diri, karena bagaimana pun ujian kali ini akan sangat menentukan nasib saya dimasa yang akan mendatang. Walaupun pemerintah sudah merubah keputusannya namun tetap saja, lulus dari sekolah namun tidak lulus UN? Oh sungguh itu bukan hal yang sangat diharapkan, apalagi untuk mengulangnya tahun depan.

Mau Jadi Apa? #2

Gambar
Assalamu'alaikum. Bagaimana kabar kalian? Semoga tetap sehat dan dalam lindungan Allah Swt. Lumayan lama rupanya saya tidak meneruskan tulisan saya  kemarin , semoga kalian bersedia untuk melanjutkannya. Oke setelah perjuangan selama 3 hari kemarin, Ujian Nasional sekarang tak begitu menakutkan bagi saya karena Alhamdulillah Kemendikbud membuat keputusan baru untuk kelulusan, namun tetap saja saya merasa awas, jangan sampai harus mengulang tahun depan,   naudzubillahimindzalik. Cerita saya kemarin mengenai IPDN ya? FYI, setelah surfing and search saya jatuh cinta pada institut yang satu ini. Besar sekali harapan saya untuk dapat menjadi bagian dari mereka. Namun sayang walaupun sudah banyak informasi yang sudah saya dapatkan mengenai penerimaan Calon Praja dan teknis seleksinya, saya belum begitu puas, karena ada beberapa pertanyaan yang sangat ingin saya ketahui. Sampai akhirnya saya mencari para Praja yang sedang study disana. Alhamdulillah kakak-kakak IPDN itu...

Mau jadi apa? #1

Gambar
Kalau sudah besar mau jadi apa? Pertanyaan yang satu itu pasti sering kita dapatkan saat kecil. Bagitu pula dengan saya, ketika saya ikut ibu ke sekolah tempatnya mengajar, banyak guru-guru yang bertanya kepada saya. Dan semangat saya menjawab ingin jadi Dokter dan Pendongeng. Karena menurut saya saat itu menjadi dokter itu tidak akan pernah sakit dan menjadi pendongeng itu akan selalu diperhatikan.   Keren bukan? Kemarin saya sudah bercerita tentang mempersiapkan diri.   Memangnya apa yang sedang saya persiapkan dan untuk apa?   Mempersiapkan masa depan, masa yang tak pernah saya tahu apa yang akan terjadi, masa yang akan terjadi, masa pencerminanku di masa yang sebelumnya. Maka untuk itu saya harus mempersipakan diri mulai dari sekarang, lebih tepatnya memantapkan hati dan tujuan.   Mau jadi apa?   Kalau tahu mau jadi apa, maka saya akan tahu apa tujuan dan apa yang akan serta harus saya lakukan nanti.

Mempersiapkan Masa Depan

Gambar
Hallo, Assalamu'alaikum.. Sudah lama rasanya saya nggak ngeblog disini, beginilah kalau punya empat blog, kalau lagi 'anteng' di satu blog terus aja nongkrong disana. Alhamdulillah pagi ini saya dapat hidayah buat nulis di blog sulungku ini. Oh ya, sekarang saya sedang melaksanakan Ujian Sekolah, alhamdulillah saya sudah menginjak kelas tiga tingkat akhir *yipieeee* dan sebentar lagi insyaAllah segera lulus dan menjadi mahasiswa, amiin. Oke, kebiasaan tidak fokus. Merancang masa depan, itulah tujuan saya sekarang. Menginjak kelas tiga SMA, usaha saya harus semakin besar. Belajar, belajar, dan belajar. Namun ada saja rasa malas yang bergelantungan, kesal rasanya melihat diri sendiri yang sering kali malas. Saya sadar ketika saya malas, dimana seharusnya saya belajar lebih ekstra, justru malah sebaliknya--bermalas-malasan tak mau mengerjakan apapun. Tapi bagaimana pun itu, saya harus tetap bersyukur, karena masih diberikan perhatian orang tua, walaupun terkadang s...

Para Laksana Negeri Indonesia

Gambar
Hallo! Salam Pramuka! Yups, kali ini aku akan menceritakan kembali tentang keluarga keduaku ini. Sudah lama rupanya aku tak merawat blogku ini. Dua puluh tiga November lalu, tepat pukul 09.34 Waktu Indonesia bagian Barat. Kami melaksanakan kegiatan yang merupakan program kerja terakhir masa bhakti kami, lebih tepatnya masa pengabdianku selama satu tahun ini mendapatkan amanah besar yang harus aku emban. Ya, walaupun hanya aku sendirian yang mengatur dan melaksanakannya, namun itu tak mengurungkan niatku untuk melantik adik-adikku menjadi seorang Laksana—tingkatan di Gerakan Pramuka Penegak setelah Bantara. Sebenarnya kegiatan ini tanpa ada sebuah persiapan, karena planning yang seharusnya dilaksanakan minggu depan. Namun berhubungan minggu depan aku ada keperluan yang tidak mungkin aku tinggalkan, terpaksa aku melaksanakannya hari itu juga. Tanpa mengeluarkan proposal untuk pembiayaan yang kami perlukan untuk kegiatan ini, dengan segenap niat, dan bantuan dari Kak Indra, Kak...

Choice and Change

Gambar
Hallo!!! Happy New Year 2015.. Alhamdulillah akhirnya sampai juga di penghujung tahun dan kembali mengawali tahun yang baru. Mari kita ucapkan alhamdulillahirabbil a'lamin dan bismillahhirrahmannirrahim untuk mengawali tahun ini. Semoga berkah dan nikmat tahun kemarin bisa kita rasakan kembali di tahun sekarang. Amiin.. Oke untuk postingan pertamaku di tahun ini aku ingin me-review resolusiku di tahun 2014 dan membuat resolusi baru untuk 2015 mendatang. Sengaja aku mengambil judul Choice and Change karena bagaimana pun ini adalah sebuah pilihan, dan saat kita memilih dan memutuskan saat itulah adanya sebuah perubahan. Perubahan menjadi lebih baik tentunya. Tidak semua resolusiku akan kubahas, hanya beberapa saja yang menurutku memberikan perubahan besar dalam hidupku.

Komandan's Birthday

Gambar
Garut, 20 Desember 2014 Pukul 01.43 WIB. Hasil sedikit karyaku untuk Kak Komandan hehe Hallo apa kabar Ndan? Semoga tetap sehat dan dalam lindungan Allah Swt, amiin. Tepat hari ini, aku sengaja bangun dari tidurku, ingin sedikit ikut mendoakan untuk rasa bersyukur atas bertambahnya umurmu. Alhamdulillah tak kukira, ternyata pertemuan (kembali) secara tiba-tiba kita beberapa tahun yang lalu membawa kita pada ikatan ukhuwah islamiyah yang hakiki. Kau sebagai kakakku dan aku sebagai adikmu. Kau sebagai panutanmu dan aku sebagai pengikutmu. Komandan, begitulah kira-kira gurauanku jika menyapamu dalam pesan singkat, dan Prajurit adalah panggilanmu padaku. Haha sungguh bukan hal yang disengaja, mungkin hanya sebagai kiasan ‘sayang’, tapi aku yakin. Sudah beberapa bulan ini kita tak sempat berjumpa dan berkomunikasi, mungkin karena jarak yang mengahadang diantara kita, yaa walaupun sebenarnya bisa saja aku menguhubungimu setiap waktu, namun aku pikir itu tidak terlalu penting,...

Jual mahal, katanya...

Seketika aku tertawa melihat mereka memperdebatkan soal jual mahal. Ini bukan barang jualan ataupun sayembara. Ini masalah soal harga diri sepertinya. Antara gadis dan perjaka. Mereka menjalin cinta, yang mereka bilang pacaran. Tak asing dengan kata itu bukan Pasti kalian sudah paham apa maksud 'jual mahal' yang sedang kubahas. Jika masih tak mengerti, mari kujelaskan semuanya. Baca lanjutannya, tak akan menyesal. Seperti biasa, waktu luang saat istirahat atau bahkan saat jam belajar guru tak hadir maka mereka yang katanya menjalin rasa dalam sebuah ikatan cinta, yang mereka bilang pacara. Waktu seperti inilah yang sangat favorit bagi mereka, berbicara atau sekedar bersenda gurau dan bahkan golden time untuk memamerkan kemesraan pada teman-teman di dalam kelas, khususnya para mblo-mblo. Baiklah, aku sudah bercerita terlalu banyak, kembali ke pembahasan awal kita. Jual mahal. Beberapa bulan yang lalu, tepatnya salah satu temanku sedang berbincang dengan gadisnya di ...

Antara kekuasaan dan keputusan [Edisi Ramadhan]

Gambar
Koalisi dunia politik, pasti kalian tak asing lagi mendengar kalimat ini. Sama seperti halnya berorganisasi, selau ada kerjasama dengan pihak-pihak tertentu, salah satunya dengan pihak sekolah. Beberapa hari ini aku memiliki amanah dari teman-teman untuk memimpin melaksanakan sebuah kegiatan di sekolah, kegiatan yang cukup besar dan berpengaruh untuk kegiatan sekolah kedepannya. Salah satu kegiatan yang sangat ditunggu oleh semua anak SMP yang baru masuk sekolah. MOPD, Masa Orientasi Peserta Didik. Kalau istilah lumrahnya OSPEK. Dalam kegiatan berorganisasi tak akan lepas dari sebuah kedudukan dan kekuasaan. Dan untuk saat ini aku sedang diuji kejujuran dan dedikasiku untuk sekolah ini dengan memberiku amanah menjadi seorang pemimpin. Namun dengan kedudukanku saat ini bukan berarti aku bisa semena-mena menggunakan kekuasaanku sebagai pemimpin. Itu sudah jelas dilarang oleh Allah Swt dalam kitabNya.

Yang terbaik [Edisi Ramadhan]

Gambar
Sering kali kita menyerah saat menjalani sebuah proses, dimana saat itu pula kesuksesan ada didepan mata. Penyesalan, lelah, dan bosan adalah perasaan yang sering timbul saat menjalaninya. Tak jarang, rasa malas sangat mendera saat hal itu terjadi. Disinilah seharusnya kita bisa melihat dan menguji diri kita. Apakah sudah menjadi dan memberikan yang terbaik, setidaknya untuk kepentingan kita sendiri, atau bahkan kita ini tak ada apa-apanya. Entah apa yang aku rasakan sekarang, mungkin kalimat Mbak Taylor yang satu ini memang mewakilkan perasaanku saat ini : (Sad), Happy, free, confused, and lonely at the same time. Sengaja kutambah Sad, karena memang sering kali rasa itu melandaku akhir-akhir ini. Tapi sedih, tak selalu buruk, bukan? :) Saat kesedihan itu melanda, saat itu pula kebahagiaan akan hadir. Sebelumnya aku tak percaya dengan kalimat itu, tapi sekarang, setelah hal itu terjadi aku mengakui, perasaan seperti itu memang ada. Dimana saat kita merasa sedih, saat itu...

Pesan Ramadhan 8 [Edisi Ramadhan]

Gambar
Assalamu'alaikum.. Bagaimana puasa hari ini akhi.. ukhty.. semoga lancar dan berkah ya.. Oke kali ini saya akan sedikit bercerita mengenai kegiatan yang biasa saya laksanakan setiap tahun saat menjelang bulan Ramdhan. Mungkin sudah tidak asing 'kan dengan kalimat 'Pesantren Kilat' ? Ya, mungkin ada sebagian teman yang tak tahu. Tapi inilah kebiasaan orang muslim saat melaksanakan bulan Ramadhan. Tak hanya beribadah, tadarus, terawih, dan beramal, tapi ada kegiatan lain yang bisa diisi dalam bulan yang penuh berkah ini, khususnya Pesantren Kilat ini. Sengaja dinamai Pesantren Kilat, karena pelaksanaannya yang cukup singkat, hanya satu bulan penuh saat Ramdhan, ya.. itu sih tadinya hitung-hitung mengisi waktu luang, apalagi untuk anak-anak yang masih belajar berpuasa.  Karena Rasulullah memang mewajibkan semua umatnya untuk menjalankan puasa, namun untuk anak-anak yang masih belajar masih ada toleransi. Dan dari sanalah awalnya dilaksanakannya Pesantre...

17y.o isn't for comfort zone [Edisi Ramadhan]

Gambar
Hallo, Jelek!! Ahhhhh.. libur sekolah yang kepanjangan rupanya membuatku cukup tersiksa juga ya.. Ihh kangen booo..!! Oke sebenarnya aku enggak mau bilang gitu ya, tapi ya.. gimana lagi, hati enggak bisa bohong keleus. Sebenarnya berapa hari sih kita enggak ketemu? Sumpaah deh aku kangen!  Bukan kangen kamu, tapi kangen ngejailin, apalagi kalo kamu ngedumel.. wkwk bikin keseleo perut >.< Oke sekarang tanggal berapa sih? Kamu tahu enggak, Lek? Ah jelek.. memangnya apa sih yang kamu tahu, secara kamu pasti selalu ketinggalan. Iya sekarang, eh bukan sekarang, tapi tadi tuh Belandan ngalahin Mexico tahuuu!!! Aku seneng.. Oke itu tak ada kaitannya dengan tanggal sekarang. Memang sekarang tanggal berapa? Oh 30 ya? Ada apa ya? Kamu tahu jelek? Jujur sih, aku enggak tahu. Ah bete.. kamu nyebelin ah. Oke aku kebanyakan ngomong dan dari pada terus ngelantur kemana-mana enggak jelas, mending to the point aja ya..

Ketika Aku Jatuh Cinta

Gambar
Setahun yang lalu kita bertemu, dengan cara yang tak sengaja. Setahun yang lalu kita bertemu, tanpa sapaan dan percakapan. Setahun yang lalu aku mulai mengenal cinta, merasakan semuanya. Dan tepat selama setahun ini aku memendam rasa, cinta yang tetap sama, padamu. Lelaki yang kutemui setahun yang lalu. “Makasih ya.” Ujarku kegirangan saat kau mengantarku pulang. “Ya. Sama-sama.” Kau menjawab asal tanpa membalas tatapanku, dan itu membuat senyumku yang tadinya merekah, tiba-tiba lenyap tak bersisa sama sekali. Aku tahu betapa bodohnya diriku sampai bisa jatuh cinta pada lelaki sepertimu. ‘Dingin’, ‘lurus’, dan cuek. Tapi entahlah, mungkin memang seharusnya cinta begitu. Untuk kali ini aku jatuh cinta dengan cara yang berbeda, dan dengan perjuangan yang lebih dari biasanya. Aku mencoba mencari cinta yang lain, mungkin bisa menggantikan namamu dalam hatiku. Dan kupikir setidaknya mengisi waktu selama menunggumu sampai saatnya aku berani untuk mengatakan semua p...

I'm So Proud

Kau tahu bagaimana orang tua? Terlebih seorang ibu. Mereka pasti akan selalu memikirkan kebaikan untuk anak-anaknya, dan semua itu membutuhkan proses. Tak ada niatan dan tak ada tujuan, tak ada ikatan dan tak ada kepedulian. Semua terjadi dan tumbuh dengan keterbiasaan. Jangankan ikatan darah, ikatan persaudaraan pun tak ada. Aku dan dia, adik perempuanku. Panggil saja B. Cantik, pinter, bawel, kepo , selalu bersemangat. Begitulah kira-kira pembawaannya setiap hari. Hampir setiap waktu kami berkomunikasi, dia sangat humble menurutku. Ya.. lumayanlah buat teman ngobrol kalo lagi bete. Jangan kira, dia tak punya pacar, dan tak pernah pacaran. Sama sekali! Ya, dia berbeda. Seringkali banyak yang berpendapat kalo dia itu aneh. Perempuan paling aneh. Jarang sekali ada lelaki yang berani macam-macam dengannya. Bukan karena dia tak normal, tapi dia berbeda, ya berbeda dari perempuan lain. Dia istimewa menurutku. Tuhan memberikannya kelebihan lain, yang tak semua orang bisa melih...

Kangen

Pernah merasakan bagaimana rasanya kangen? Saat terbiasa bersama, namun seketika harus berbeda. Menjalankan kepentingannya masing-masing. Berawal dari keterbiasaan bersama yang tak disengaja. Bisa bersama karena ikatan pergaulan yang ada. Mungkin bisa dikatakan satuan kegiatan. Bukan, ini bukan masalah cinta ataupun lelaki. Semua teman disini, ya walaupun ada beberapa yang memiliki hubungan khusus tak disengaja. Biarlah. Setiap langkah hidup selalu memiliki pilihan, masih kuingat jelas ketika dia bercerita padaku layaknya seorang adik yang meminta saran pada kakaknya. Antara rela dan tak rela. Tapi mungkin ini memang yang harus dia lakukan. Aku tak mungkin melarangnya, terlalu posesif. Terpaksa kubilang semua tergantung padamu. Minggu-minggu pertama tak ada masalah pada diriku, semua normal seperti biasa. Menjelang bulan ke-2, semua mulai terasa berbeda. Bukan hanya pada diriku, namun semua keadaan ini. Hampa sekali. Terpaksa, aku harus membiasakan semua ini. Kute...

Mempertahankan, haruskah?

Dalam setiap hubungan, pasti selalu bertemu dengan yang namanya persoalan. Jika kita tak bisa menempatkan sifat dan pikiran kita dengan baik, sering kali berakhir dengan keputusan yang sudah jelas itu adalah luapan emosi saja. Kesal sekali jika kondisi ini sudah menimpa. Apalagi jika pasangan kita tak bisa mengerti keadaan kita. Sudahi saja atuu dipertahankan? Itu yang selalu menjadi pertimbangan. Sebagai contoh kecil, kita memiliki pasangan yang protektif. Jika tidak sering bertindak seperti itu, mungkin tidak akan terlalu menggangu, tapi bagaimana jika itu tidak hanya sekali atau dua kali, namun setiap detik. Kesana nggak boleh, kesini nggak boleh, mau apa-apain harus izin dulu (emangnya kantor polisi). Risih yang ada. Jadi siapa yang salah? Menurutku tak ada yang bisa disalahkan, karena keduanya memiliki kekurangan dan kelebihan. Coba kita berpikir untuk tetap positif, tenangkan pikiran kita, jangan terbawa emosi. Mungkin pasangan kita bukan protektif, tapi dia kelewat say...

Sweet Seventeen

Gambar
Happy Birthday to me... Happy Bestday to me.. Happy Birthday.. Happy Bestday.. Happy Bigday to me.. Alhamdulillah... Terimakasih ya Allah... Akhirnya tiba juga saatnya usia yang (dulu) sangat aku tunggu-tunggu, mungkin tidak hanya aku, tapi hampir setiap orang. Genap 17 tahun usiaku. Nambah tua saja ya. Atas dasar alasan apa usia ke-17 selalu paling ditunggu-tunggu? Mungkin salah satunya bisa dapat izin pacaran dari orang tua (jadul banget). 12 Maret 1997 up to 12 Maret 2014.. Jika kuingat kembali, setelah beberapa dekade yang aku lewati sungguh benar-benar proses alam dan kuasa Tuhan yang sangat Maha Mengetahui apa yang aku butuhkan, bukan yang aku inginkan. Trias Amalia Sugiharti. Nama ini seakan langsung melekat pada pribadiku, begitu pun sifat yang aku miliki sekarang. Ya, begitulah mungkin seharusnya. Mau tak mau, suka tak suka, harus tetap kutelan. Hebatannya waktu selalu sukses memberi aku kejutan disetiap detik yang aku lewati. Dari kecil, entah keindahan ...

Untuk Ibu, di hari ibu yang sudah terlewat

Seberntar lagi hari ibu. Apa yang sudah kalian siapkan untuk menyambut hari ibu? Atau mungkin kalian tak mengingatnya sama sekali? Oh sungguh malang sekali. Mungkin untukku, tak akan ada yang spesial. Namun sangat sederhana dan cukup membuatku bahagia. Aku mencintai ibu, walau sering kali ibu menjengkelkanku, lebih tepatnya aku yang menjengkelkan ibu. Aku mencintai ibu, walau tak banyak sifat atau selera yang sama. Aku mencintai ibu, walau sering kali kami cekcok setiap malam karena berebut channel TV. Aku masih mencintai ibu, walaupun rambutnya sudah memutih, giginya kuning-kuning, tete nya kempes, bahkan tak punya apa-apa. Aku tetap mencintai ibu. Namun sayang, ibu tak pernah mengetahui seberapa besar aku mencintainya. Aku tak berani untuk mengungkapkannya. Semoga kau tak seperti aku, pengecut yang tak punya nyali. Bahkan untuk menyatakan kasih sayang dan cinta. Selamat Hari ibu. Aku sayang ibu. Bagaimana menurutmu? :)