Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Senyum yang Indah

Malam masih begitu cerah, ya, rembulan kembali hadir setelah berminggu-minggu halaman rumahku basah dihujani. Dua minggu hampir, libur sekolah akan segera usai. Sekarang aku sedang duduk di meja belajarku, ya inilah aku. Walaupun sekolah libur, aku masih harus belajar. Ini salah satu hukuman dari bapakku karena peringkatku turun. Bapak memang orang yang keras dan disiplin, maklum dia merupakan pensiunan TNI dan sempat menjalani taruna selama berbulan-bulan di sebrang pulau kecil yang jauh kemana-mana. Aku masih terjaga didepan meja belajar, buku-buku dari mulai yang kecil sampai yang besar semua terbuka. Namun bukan buku-buku yang menjadi objek mataku, melainkan benda persegi panjang yang tipis dilingkari ukiran kayu dipinggirnya, berdiri setengah bersandar pada tembok dinding kamarku. Ya, itu sebuah foto yang sengaja kupajang dengan apik dan kusimpan di meja belajarku, untuk sekali-kali kulirik wajah lembutmu. Malam ini senyummu begitu terlihat lebih indah, entah kenapa. M...

Untuk malaikat-malaikat kecil yang tak satu rahim denganku

Dik, kelak saat kaka tak bersama kalian lagi, kaka mau kalian berjaji akan menjadi manusia-manusia yang kuat, tangguh, dan berguna untuk semua. Tidak menjadi sampah masyarakat yang hanya menjadi beban negara dan orang tua. Tapi menjadi manusia yang cemerlang meringankan semua beban. Maafin kaka kalau kaka sering marah sama kalian. Maafin kaka kalau kaka suka ngomel-ngomel sama kalian. Maafin kaka kalau kaka sering bentak-bentak kalian. Maafin kaka kalau kaka sering nyuruh-nyuruh kalian. Maafin kaka kalau kaka sering bikin kalian kesel. Maafin kaka kalau kaka sering jail sama kalian. Maafin kaka kalau kaka sering bicara yang kotor. Maafin kaka kalau kaka sering emosi. Maafin kaka kalau kaka nggak pernah ngertiin kalian. Maafin kaka kalau kaka nggak pernah denger omongan dan curhatan kalian. Maafin kaka kalau kaka nggak bisa bikin kalian selalu tersenyum. Maafin kaka kalau kaka nggak bisa bikin kalian bahagia. Maafin kaka karena kaka nggak bisa menjadi kaka ...

Puisi Pengungkapan Sayang

Aku sayang kamu, tanpa paksaan dari siapapun. Aku sayang kamu, hanya berdasarkan cinta dan ketulusan. Aku sayang kamu, sama seperti aku menyayangi diriku sendiri. Aku sayang kamu, walaupun kamu yak pernah tahu. Aku sayang kamu, tanpa alasan dan bukti apapun. Aku sayang kamu, sampai kapanpun. Aku sayang kamu, bagaimana denganmu? Ini rasa sayangku, tanpa harta, tanpa tahta. Hanya karena cinta. Sederhana bukan? Aku hanya sayang kamu.

Ulang Tahun Dikejauhan

Gambar
Hallo hallo!! Happy Birthday Komandan. Happy Birthday Teteh. Happy Birthday Kakak. Sekarang tanggal 20 Desember 2013, mungkin tahun 1995 teteh baru keluar dari rahim ibu bukan? Berlumurkan darah yang sangat penuh perjuangan, pengorbanan sampai titik penghabisan. Lampau sekali ya, tak ada ruginya Tuhan memberimu umur sampai 18 tahun ini. Karena kau telah memberi banyak kontribusi dan inspirasi untuk orang-orang sekitarmu, termasuk aku. Tak banyak yang akan aku sampaikan disini. Aku hanya berharap dan berdo'a agar dengan 18 tahunmu di dunia ini, menjadikannya semakin berguna untuk diri sendiri, keluarga, dan negara. Sukseslah segala mimpi yang sedang kau perjuangkan. Janganlah semangatmu sampai terputus. Andai semua kata menjadi arti semangat dan senyuman, aku akan persembahkan semuanya untukmu.

Cobalah...

Coba gambarkan teman tercinta... Sebuah hati yang meliputi segenap hati kalian. Suatu cinta yang mencakup seluruh cinta kalian. Satu jiwa yang merangkup segenap jiwa kalian. Suatu suara yang meliputi semua suara kalian. dan... Keheningan yang lebih dalam dari semua keheningan. Yang abadi...

Untuk Si Tukang Tidur

Dear adik kecilku yang selalu kecil, Apa kabar? Apa kau masih menjadi si tukang tidur? Haha sepertinya tidak ya, kau sudah punya kekasih bukan? Aku turut bahagia ya. Malam ini begitu dingin ya. Aku sedang merindukanmu. Apa kau pun merindukanku? Mungkinkah jawabannya masih  ya? Semoga.. Malam ini tak ada bulan, begitupun dengan si bintang. Semua terlihat lebih gelap. Tapi untungnya tak ada si kilat dan petir yang seakan membelah langit malam. Bagaimana malammu disana? Aku rindu saat kita duduk berdua diatas genting rumah nenek. Dingin yang menusuk kalah dengan lilin yang kita nyalakan. Susu jahe hangat dan seperti biasa, kacang rebus Bang Toing.

Wanita Cantik

Pertama mendengar namamu yang keluar dari mulut kakakku, aku sungguh penasaran dengan sosokmu. Mari kuceritakan tentangmu. Namamu sangat cantik, aku suka, dan sepertinya wajahmu memang secantik namamu. Saat pertama bertemu, kau memberiku senyum, oh manis sekali. Matamu begitu indah, sayang sekali jika aku tak menatapnya. Parfummu begitu wangi, menusuk hidungku, menarungi sel-sel labirinku. Warna jilbab yang kau pakai begitu kontras dengan warna kulitmu. Kau wanita shalehah ternyata. Larik katamu, sungguh rapi.

Berakhirnya Sebuah Kenangan

Sanggar Pramuka, 16 Desember 2013 Kau tahu apa yang kupikirikan ketika hujan ragu-ragu untuk turun membasahi rumput halaman rumahku? Aku yakin kau tak tahu dan mungkin tak ingin tahu. Untuk menikmati itu semua cukup dengan ditemani kopi hitam dan menikmati kacang rebus, sudah lebih bisa menghangatkan suhu dalam tubuhku. Walaupun tak sehangat senyummu saat main bersama. Sekarang aku merasa berada didalam sebuah labirin, lebih tepatnya labirin kenangan kita. Ya, kita; untukku, tapi (mungkin) tidak untukmu. Kenangan ini begitu manis, teramat manis. Seandainya kamu mau mengingatnya; kenangan disaat kita bersama, walaupun selalu tak disadari. Semua yang kau lakukan menurutku sangat indah untuk dikenang. Semua yang kau berikan cukup membuatku puas, selalu saja menjadi alasan aku untuk tersenyum dikala mengingatnya. Suara, senyuman dan mata itu sungguh menggambarkan sosokmu yang easy going. Caramu berkata, membuatku tertarik untuk terus berbincang seputar ... yaaa kau pasti ...

Kau yang Menjadi Sebuah Alasan

Ruang Kosong, 10 Desember 2013       23 : 42 WIB Entahlah apa yang akan terjadi jika aku tak bertemu denganmu dua bulan yang lalu, tepatnya November yang sebelumnya bukanlah bulan yang selalu aku tunggu-tunggu. Tapi, yang mungkin adalah ada dan tidaknya rasa yang selama dua bulan ini tumbuh. Rasa yang selama ini hanya menjadi bunga-bunga dalam hati dan pikiranku. Rasa yang selama ini hanya menjadi euforia untuk diriku, dan rasa yang mungkin tak pernah kau pikirkan. Serta rasa yang menjadi alasan kesakitanku saat ini. Dimana aku mendapat kabar gembira untukmu, tapi tidak untukku. Rasanya seperti dunia indah yang selama ini kujalani menjadi dunia hitam yang penuh kesakitan. Sebelumnya aku berpikir bertemu denganmu adalah dasar dari semua alasan kebahagiaanku untuk selamanya. walaupun hanya dapat mengagumi; dari jauh. Ya, jauh. Tapi sepertinya Tuhan berkehendak lain dengan pemikiranku. Menyakitkan; yang sekarang kurasakan. Aku bersyukur dengan semua in, setidaknya ...

Mungkinkah ini Sebuah Cinta?

Tak pernah terpikirkan, bahkan diharapkan. Tapi kau datang dan memberikan rasa nyaman. Mungkinkah ini sebuah cinta? Selalu hadir disaat tak diinginkan. Tapi selalu aku butuhkan. Mungkinkah ini sebuah cinta? Tak terlihat dan tak tersentuh. Tapi kau selalu terasa dalam keadaan apapun. Mungkinkah ini sebuah cinta? Memberikan rasa nyaman, selalu dibutuhkan walaupun tak diinginkan, dan terasa walaupun tak terlihat. Mungkinkan ini sebuah cinta? Mungkin. Kau yang akan merasakannya.

Untuk kalian, adik terkasih

Gambar
Duh adikku terkasih, sungguh jika suatu saat kakakmu mendapat sebuah kesalahan, tergurlah dengan kata yang baik dan pelan. Duh adikku terkasih, sungguh jika ada salah kata dari kakakmu ini, berilah tahu dia bahwa kau tak enak dan tak berharap kata-kata itu muncul dan terdengar di telingamu. Duh adikku terkasih, jika saat kakakmu berbicara lantang dan mengoceh padamu, sungguh itu bukanlah sebuah kebencian. Namun itu adalah sebuah kasih sayang yang tak dapat dibendung lagi. Duh adikku terkasih, sungguh kakakmu ini bukanlah guru bahkan seorang dewa yang harus selalu kau puja dan hormati. Satu yang kakak mau, jadilah seorang pemimpin untuk dirimu sendiri. Kakak percaya, suatu saat nanti kau bisa memimpin negara yang haus akan sebuah keadilan ini. Duh adikku terkasih, semoga kau paham dan mengerti akan semua yang kakak utarakan. Kakak bukanlah apa-apa tanpa kalian. Duh adikku terkasih, dengan senyummu dunia kakak sangatlah berwarna, dengan tawamu udara ini begitu m...

Tak Sekedar Seorang Teman

Gambar
Dear Yhora, Wanita perkasa yang (masih) memiliki hati. Duh yhor, sungguh aku tak pernah terpikir akan menjadi temanmu. Bahkan sampai dekat dan menjadi teman curahan hati. Aku masih ingat ketika pertama kali mendengar namamu dari teman. Kalau tidak salah saat itu ada pertandingan olahraga se-kabupaten di kota kita. Tak kusangka, saat aku mengunjungi salah satu pertandingan bela diri lebih tepatnya beladiri  Tarung Derajat AA Boxer  aku mendapatkan berita tentang sosokmu. Ternyata kau seorang atlit dan saat itu juga terbesit dalam pikiranku bahwa usiamu lebih atas dariku. Terbayang dengan jelas sekali badanmu yang gagah, karena kau seorang petarung. Dan yang mungkin akan membuatmu tertawa adalah aku pikir kamu adalah sosok wanita yang perkasa dan tak mau tahu tentang seorang laki-laki. Tak lama dari pertandinganmu usai, organisasi yang aku ikuti mengadakan sebuah pelantikan untuk anggota baru. Termasuk aku. Benar ternyata, dunia memang selebar daun kelor. Saat aku da...

Buat yang katanya punya tugas

Nilai Makna : Gagasan atau patokan dalam diri setiap manusia mengenai hal-hal atau suatu yang baik dan buruk. Sesuatu itu dapat berupa benda, orang, tindakan, pengalaman, dan sebagainya. Ciri-ciri : Terbentuk melalui proses belajar dan pengalaman, Memiliki pengaruh yang berbeda disetiap orang, mempengaruhi diri dalam sosial, berusaha untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan dalam bersosialisasi. Sifat :  Normatif (mengandung harapan),  realitas abstrak dan ada dalam kehidupan manusia,  berfungsi sebagai daya dorong/motivator. Karakteristik : Kualitas abstrak, melekat pada objek, sepihak, ada dalam diri setiap orang. Norma Makna :  Aturan yang memiliki sanksi bertujuan untuk mendorong setiap masyarakat agar taat untuk mencapai tujuan-tujuan bersama serta mencapai nilai-nilai sosial yang ada. Ciri-ciri  : Tidak tertulis (lisan), Hasil kesepakatan masyarakat, Warga masyarakat sebagai pendukung sangat menaatinya, Apabila norma dilanggar, bagi pelang...

Akhir Sebuah Cerita Cinta

Kita tidak pernah tau bagaimana cinta memulai. Bahkan untuk mengartikannya pun kita masih tak kuasa. Yang pasti kekuatan sebuah cinta selalu menggetarkan seantero tubuh, membekukan sebuah rasa, mematungkan segenap jiwa. Tapi terkadang kita sering terjerat dalam sebuah kepekatan cinta. Saat kita tafsir bahwa cinta bisa membahagiakan, namun yang sering terjadi tak seperti yang diharapkan. Aku sering tertawa jika melihat seorang yang sedang dirundung cinta. Sungguh terlihat konyol dan lucu sekali dimataku. Terlebih melihat teman yang sama sedang dirundung masalah cinta, bagiku bagaikan melihat stand up comedy love secara langsung. Tingkah laku mereka seperti salting , senyum-senyum sendiri, sering nglamun sendiri, waktu habis sama ng-stalk TL gebetan daaan banyak lagi. Hahaha geli sendiri rasanya. Tetapi aku terkadang bingung juga. Banyak teman yang bercerita tentang cinta, namun sepertinya mereka belum mengetahui secara pasti apa itu memang sebuah cinta atau hanya kagum semata....

Bolehkan Aku Mengoceh?

Untuk si tukang ngatur yang selalu sukses membuatku kesal tak tertahan. Sudah dua tahun kita bersama, usiamu yang terpaut sangat jauh denganku dan kedudukanmu sebagai seorang pembina sering kali membuatku kesal karena sifatmu yang terlalu mengatur. Memang, semua ide-idemu sering kali membuatku terkagum-kagum dan strategi-strategi yang kau buat selalu  goal. Tapi jujur, aku sangar risih akan semua itu. Kau selalu membuatku merasa minder dan  ciut.  Pribadimu sudah sangat dewasa, pengetahuanmu pun jauh lebih luas dibandingkan denganku. Aku sungguh ingin mengoceh tentang dirimu sekarang juga. Sulit memang untuk menceritakan ini semua, tapi ini adalah sebuah keharusan. Duh sayang, semoga kau tak keberatan dengan ocehanku ini. Kau memang pandai, kau jenius, kau memiliki karisma yang selalu membuat semua orang segan untuk memperhatikan dan mengikuti semua perintahmu. Aku sangat cemburu dengan semua yang kau miliki. Tapi sungguh! Kau tak pernah mengerti akan inginku,...

Keluarga yang (dulu) Harmonis

Setiap ba'da subuh pria yang hampir setengah abad itu selalu mambuka pintu kamarku lalu mencium keningku dan membangunkanku agar segera beranjak dari ranjangku untuk segera menghadap Tuhanku. Tak lupa dia membangunkan kedua jagoannya yang selalu dibanggakan. Tapi itu dulu... Setiap pagi hari sebelum berangkat sekolah perempuan no satu dalam hidupku sudah sibuk dengan perkakas dapur untuk membuatkanku makanan untuk disajikan sebelum berangkat sekolah. Tak lupa menyiapkanku segelas air putih yang sudah diberi do'a-do'a indah setiap menjelang subuh. Tapi itu dulu... Setiap pulang sekolah, memang tak begitu banyak orang dirumah. Hanya ada sosok yang biasa membantu pekerjaan di rumah. Tapi tak perlu menunggu waktu lama, perempuan dan pria no satu yang sudah kutunggu-tunggu kehadiarannya muncul. Dan kami segera makan siang bersama. Memang makanan dan lauk pauk yang kami santap tidak begitu mewah, tapi sungguh kebersamaan kami lebih dari makanan dan lauk pauk yang me...

Cinta, Siapa yang Tahu?

Perkara jatuh cinta memang sangat sukar untuk ditentukan. Apa kita sedang jatuh cinta, atau hanya sekedar kagum. Tapi jika kita sebut itu jatuh cinta, sungguh aneh rasanya. Karena dia tak kita kenal sama sekali, bagaimana bisa jatuh cinta? Tapi jika kita sebut itu sekedar kagum, sungguh jantung ini berdebar ketika mendapatkan sosoknya. Apalagi untuk seorang perempuan. Senyum yang sangat manis atau obrolan yang sangat lugas membuat hati meleleh-leleh. Jika kita mengatakan sebuah cinta, sungguh sangat malu, apalagi menyatakannya. Tapi jika kita pendam dan hanya hati ini yang tahu, rasanya sangat penasaran untuk segera tahu. Tapi jika kita tanyakan, sungguh akan memalukan dan terlihat lebay. Apalagi pada teman. Cinta, siapa yang tahu? Euforia yang terasa saat pandangan pertama memang sangat istimewa. Tapi apa itu bisa menentukan bahwa kita sedang jatuh cinta? Atau hanya sebuah kecocokan yang tak disengaja? Perkara cinta?

Mabuk Rumus

Hmm.. rasanya sudah satu minggu aku tak memposting di blogku ini. Sungguh tak ada ide dan mood untuk menulis, karena aku sedang mabuk (bukan mabuk minuman apalagi cinta). Kurang lebih satu minggu aku tak menulis, apapun itu. Dan untuk kali ini, moodku kembali membaik. Yaa mungkin karena keisengangku mengajak adik kelasku untuk battle (bukan tetris), yang akhirnya keterusan. Dia meminta lagi untuk battle denganku dengan tema yang sudah ditentukan. Yaitu 'Mabuk Pelajaran'. Aku sengaja memilih tema seperti itu karena memang aku sedang dimabuk dengan pelajaran yang semakin hari, semakin membosankan. sungguh! Apalagi dengan rumus. Jujur, dari TK sampai (mungkin) sekarang aku sangar menyukai hitungan. Pernah saat SMP dulu, aku mampu mengisi satu LKS matematika tanpa satu soal pun yang terlewatkan.  I Love Math. Itulah yang sering aku ucapkan pada guru matematikaku. Dan kalimat itu sangat mujarab untuk mendapatkan hati para guru. Karena menurutku, para guru akan berpendapat jik...

Cinta, yang tidak (pernah) terungkapkan

Dua tahun yang lalu, SMP Tunas Harapan, tepat saat kita pertama bertemu. Tubuhmu masih terlihat lebih besar dan kumismu belum begitu tumbuh. Pagi itu sekolah masih begitu sepi, mungkin aku terlalu cepat berangkat dari biasanya dan kau yang sedang duduk asyik mendengarkan musik dengan headsetmu menjadi pusat perhatianku. Tak ada seorang pun yang terlihat selain kamu dan aku, penjaga sekolah pun tak terlihat batang hidungnya. Sinar mentari pagi menyoroti wajahmu, jika kupandang dari samping terlihat begitu indah siluet wajahmu. Sungguh manis. Lekukan-lekukan dahi, mata, hidung dan dagumu begitu terlihat jelas. Tanpa aku sadari begitu lama aku memandangimu sampai kau mendapatkanku sedang memperhatikanmu. Sungguh aku malu sekali. Kau tersenyum padaku. Oh sungguh, apa kau malaikat yang baru Tuhan turunkan ke bumi? Senyummu begitu menenangkan mata mendegupkan jiwa. Selama dua tahun, rasa ini masih ada, sama persis dengan yang kurasakan pagi itu. Aku sempat berpikir jika ini hanya e...

Hanya Perlu Dipahami

Tak lebih hanya sebuah tulisan yang mungkin untuk melihatnya pun enggan, apalagi untuk membacanya. Tapi untukmu, kukhususkan persembahan terimakasihku. Terimakasih telah sudi membaca tulisanku, walapun (mungkin) hanya sampai disini. Dan selanjutnya, untuk kamu yang merasa hidup di dunia nyata, buka maya ataupun khayal kuharap sudi kembali membaca tulisan ini sampai selesai.  Aku bukan benci, tidak suka atau bahkan melarang kamu untuk berada dalam ruang yang bernama maya atau khayal, karena aku pun sangat menikmati kesenangan dalam dunia maya ataupun khayal. Aku selalu merasa senang jika berada dalam dunia maya, sepeti twitter, facebook, path daaan banyak lagi. Dan aku sangat suka dengan cara spogebob dan patrick berkhayal yang terkadang aku tiru bersama teman-temanku sepulang sekolah dikoridor sekolah atau perpustakaan. Yang kumaksud disini adalah untuk tidak terlalu berkutat dan menyibukkan diri dalam kemayaan atau khayalan. Jika kau memilih untuk berada dalam sebuah ma...

Untuk Para Sahabat Mimpi

Semenjak garis Tuhan memisahkan kita, aku merasa banyak sekali perubahan dari kalian. Mulai dari sikap, pembicaraan, penampilan, senyum, bahkan tatapan mata kalian yang berubah setiap kali kita bersua. Tapi aku tak ingin menyebutnya sebuah perubahan, mungkin itu memang pilihan kalian, dan aku sadar jika aku tak memiliki hak untuk mengatur pilihan kalian. Sungguh aku sangat peduli akan kalian, dan rasa peduli dan sayangku lebih besar dari yang kalian tahu. Karena aku tak pernah mengungkapkannya, mungkin terkubur dalam karena lelucon, sakit hati, tawa, tangis, dan kenangan kita. Sungguh aku merindukan itu semua. Jika sering kali aku menjengkelkan kalian karena sikapku yang selalu komentar ini-itu, curhat yang entah bagaimana jalan ceritanya, dan sampai sering kali kita berdebat karena berbeda pendapat, mungkin itu semua sebagai bukti bahwa kita memang sangat berbeda. Tapi beda-nya kita itu saling melengkapi, jadi kita nggak pernah ngerasain yang namanya kekurangan. Apa kalian ...

Kamu dan Kopi

Kamu itu seperti kopi. Selalu menghangatkan tubuhku dari dingin disetiap malam. Kamu itu seperti Kopi. Selalu aku candui setiap aku merindukan ketenangan. Kamu itu seperti kopi. Memiliki arti rasa di setiap aku mencicipimu. Kamu itu seperti kopi. Selalu menemaniku dalam pekatnya masa lalu. Kamu itu seperti kopi. Kalau aku tidak tahu cara mencicipinya, maka tak akan terasa nikmatnya bahkan pahit sampai ke uluh hati. Kamu itu seperti kopi. Kopi ternikmat yang Tuhan buatkan khusus untukku agar menemaniku dalam dinginnya sang malam. Ya kamu itu seperti kopi yang selalu membuatku tenang dan hangat. Kamu itu kopi, kopi ternikmat dan selalu membuat rasa ini bahagia.

Ketika Cinta

Perkara saat jatuh cinta memang tak bisa diduga-duga. Dia selalu datang begitu saja. Tak banyak orang yang rela menguras air matanya karena cinta, tak banyak juga orang yang merasakan euforia yang sangat ketika cinta itu hadir. Sungguh ! Lantas bagaimana perkara saat jatuh cinta? Mungkin aku akan menceritakan ketika perkara jatuh cinta itu hadir. Ketika cinta hadir saat aku memang sendiri Mungkin tak akan ada sebuah resah jika cinta memang datang tepat saat kita sedang sendiri. Tapi jika ini adalah pertama kalinya dia hadir pasti akan resah untuk menanggapinya. Jika memang cinta itu hadir dan membuat kesempurnaan yang utuh dalam diri. Saat itulah cinta menggerogoti akal. Terkadang cinta seperti angin. Datang dengan sendirinya, lantas berlalu begitu saja saat kita merasakan kedamaian akan sebuah kehidupan. Sungguh cinta, ketika kau datang, semua berubah menjadi warna.

Kamu yang (baru) Aku Kenal

Gambar
Sungguh aku ingin menceritakan semua, mulai dari awal betatap mata, mengetahui namamu, mulai dekat denganmu, sampai secara tidak langsung dan mungkin tak kau sadari kita sedang curhat. Ya walaupun bukan tentang hati. Untuk kali ini aku menyerah. Entah aku yang terlalu percaya diri, entahlah. Yang pasti kamu selalu mencuri pandangan padaku. Sampai (mungkin) sering kau kupergoki sedang melihatku, entah aku sedang menulis, ngobrol, tidur, makan, dan bahkan  ngupil  yang selalu menjadi kebiasaan burukku jika hidungku tak bisa menahan gatal yang sangat. Karaktermu yang pendiam, tak dinyana-nyana telah mencuri perhatianku untuk mengenal sosokmu. Sungguh aku bukan perempuan yang mudah untuk tergoda pada hal seperti ini. Memang aku orang yang supel, bahkan mayoritas teman-temanku adalah laki-laki. Tapi untuk menelaah dan mengenal lebih dalam pribadi seseorang bukanlah kebiasaanku. Apa kau masih ingat saat pertama kali kau menyapaku? Ya, walaupun tidak secara langsung. ...

Perasaan dalam Tiga Kata

Di sekolah itu jangan hanya belajar fisika, matematika, kimia, dan kawan-kawannya saja. Belajar percintaan juga musti dan wajib. Karena cinta berhubungan dengan kehidupan. Jika kita tak tahu arti hidup maka kita akan terjerat akan sebuah belenggu yang menyiksa. So, ini memang permainan. Tapi menurutku ini lebih dari sebuah permainan. Karena ini melatih kita untuk mengungkapkan perasaan kita. Argumen-argumen kita, yang mungkin sudah lama terkunci di ujung bibir ini. Selamat menikmati tulisan sederhana ini.  Cekidot ! Bahagia, Itu, Indah   : Jika bahagia itu indah, maka kebahagiaan seutuhnya dari Tuhan itu adalah kamu. Aku, Mati, Ingin  : Ketika rasa cintamu telah mati padaku, maka aku ingin sekali mendengar kau berkata bahwa 'Aku rela meninggalkan dan melupakan semua kebahagiaan kita'. Hari, Memiliki, Baru  : Jika spogebob memiliki segudang ruang imajinasi, maka aku memiliki hari baru bersamamu. Bunga, Kenangan, Ilustrasi : Ilustrasi yang kita buat ...

Akan Membosankan Jika Dibaca

Gambar
Untuk kalian yang bersedia membaca, terimakasih. Dan untuk kamu yang memiliki seorang teman, mungkin wajib untuk membacanya. Aku tak ingin menyebut ini sebuah renungan, terlalu formal dan membosankan. Mungkin ini hanya sebuah flashback, tapi bukan flashback mantan ya. Ya ini hanya sebuah tulisan yang membuatku berpikir kembali kemasa lalu, mencoba untuk mengingat-ingat hal-hal terbaik yang pernah terjadi, yang mungkin telah lama terkubur. Dan sekarang aku ingin menggalinya kembali. Mengenang dan mengenang. Memang sangat bodoh jika mengenang masa lalu. Tapi bagiku, khususnya pertemanan aku dan teman-temanku ini sangat berharga. Semoga teman-temanku sudi membaca dan menemukan tulisan ini. Tak jarang kita bertengkar dengan teman, sering bahkan. Tak jarang pula kita sering terbesit rasa untuk meninggalkan mereka. Bahkan mungkin ada yang sampai memutuskan hubungan, tak ada komunikasi sama sekali. Bagiku itu adalah hal yang lebih bodoh. Banyak sekali alasan yang keluar saat ki...

Mencandui Rindu

Aku mencandui rindu saat malam menjelang. Aku mencandui rindu saat angin yang mengundang gigil. Aku mencandui rindu saat kopi habis tak tersisa. Aku mencandui rindu saat malam lupa akan bintangnya. Aku mencandui rindu saat menulis dan tak ada aksara tentangmu. Aku mencandui rindu, karena rindu adalah kamu. Kamu yang selalu aku rindu. Rindu yang lebih besar dari yang kamu tau. Karena kamu tak pernah merasakan kerinduanku. Saat kita berdua, meluangkan waktu untuk bersua. Tapi kamu tak akan pernah tau. Karena kamu tak pernah ingin mengetahui bagaimana perasaanku. Aku mencadui rindu karena kamu.

Untuk Kakak Sigap

Gambar
Maaf sebelumnya, postingan ini belum sempat kakak publikasikan, karena masih berbentuk draft. Untuk pasuka sigap, kakak tak akan mengharapkan banyak dari kalian. Dengan selalu bersamanya kalian, dengan kekompakan kalian, kakak titipkan Keluarga Kecil ini. Kakak yakin, kalian adalah orang-orang terpilih. Kalian adalah benih-benih pemimpin masa depan. Ini logo Ambalan Nyi Ageng Serang (Putri)

The One and Only

Gambar
Mungkin kamu satu dari seribu pria dalam hidupku yang selalu ada untukku. Tanpa aku sadari, kau selalu ada untukku. Ya, selalu ada untukku. Menemaniku. Tak kenal waktu dan keadaan. Dan apakah kau tahu? Saat aku gundah dengan semua permaslaahan hidup, siapa yang ada disampingku? Kamu Saat aku kesulitan dengan keadaan, siapa yang menenangkanku? Kamu Saat aku merasa bosan ketika guru menerangkan, siapa yang membuatku tertawa? Kamu Saat aku dihukum gara-gara tidak mengerjakan tugas, siapa yang menemaniku menjalankan hukuman? Kamu Saat aku tidak sekolah karena sakit, siapa yang menanyakan keadaanku? Kamu Saat aku tak paham materi pelajaran, siapa yang mengajarkanku? Kamu Saat aku ingin bercerita tapi tak ada yang ingin mendengar, siapa yang menjadi pendengar baik untukku? Kamu Bahkan saat aku menangis karena teman dekatku menyakiti perasaanku, siapa yang sedia memberikan pundaknya untukku? Kamu

Bapak dan Seribu Aturannya

Bapak adalah tipikal orang yang ambisius. Semua kegiatan tak lepas dari rencana dan aturan yang telah dia tentukan. Begitupun dengan kehidupanku. Bapak selalu mengatur dan mengontrol kegiatanku di rumah maupun di sekolah. Satu yang aku ingat dari aturan bapak adalah ketika libur panjang dia memberiku aturan untuk tidak lepas dari buku, apalagi seharian main games dan nonton TV ataupun DVD. Karena menurutnya, jika sesuatu   mudah dilakukan itu karena terbiasa. Jadi, jika aku melewatkan waktu untuk membaca dan belajar semua akan sulit untuk aku lakukan. Terkadang aku menyimpan rasa benci pada bapak. Bagiku, sepertinya bapak tidak ingin melihatku bahagia. Apa yang sudah aku rencanakan, pasti bapak melarangnya. Selalu ada aturan, aturan dan aturan. Kembali ke aturan satu, aturan dua, aturan tiga dan semua aturan yang dia buat untukku. Menurut bapak hanya aturan yang   bisa membuat kita tetap fokus. Kata yang kuingat dari bapak adalah ‘ tetap pakai kacamata kudamu, nak..’ ...

Mencintai Wanita

Aku benar-benar seorang wanita. Tapi sepertinya aku mencintai wanita. Ini dia wanita yang membuatku jatuh cinta. Dia sangat cantik. Warna kulitnya yang dibilang putih tidak, dibilang hitampun tidak. Tapi dia terlihat sangat manis setiap aku melihatnya. Rambutnya yang dibiarkan terurai membuatnya semakin menarik untuk dipandang. Selain cantik, dia juga sangat pandai. Apalagi kelihaiannya memainkan kuas-kuas dan memadukan warna-warna yang sangat serasi membuat lukisannya memenangkan kejuaraan. Suaranya pun tak kalah merdu dengan  Rossa.  Tipe lagu apapun selalu enak didengar saat dia nyanyikan. Sungguh.. Entahlah dari mana dan karena apa aku mulai menyukainya. Yang pasti, senyumnya yang manis membuat sebagian pipinya terangkat ke atas dan matanya yang menyipit membuat mataku tak ingin menoleh kemana-mana. Dia wanita yang sangat pendiam dan pemalu. Dua puluh tahun telah berlalu, aku hidup bersamanya. Setiap hari melihat dan memperhatikannya. Tetap sama, namun gurat ...

Tentang Cinta (Lagi)

Cinta. Ah lagi-lagi kata ini yang menjadi topik pembahasan dipostigan blog-ku.  Bosan.  Ya, begitupun denganku. Tapi entahlah, dia selalu enak jika dijadikan topik sebuah pembahasan apalagi obrolan. Jika bicara tentang cinta, jujur aku bukanlah orang yang pernah bercinta. Jadi bagaimana aku bisa tahu tentang dia. Aku pun tak tahu, dia muncul begitu saja dalam pikiranku. Mungkin karena faktor dari curhatan teman-temanku. Entah mengapa cerita tentang cinta selalu enak untuk dibahas. Sepertinya dia punya cara tententu untuk memikat hati orang. Cerita tentang cinta, selalu saja berkaitan sama yang namanya  pacaran.  Pada ujungnya, cinta selalu membawa kepedihan, menurutku.  Putus, ya itu yang sering mereka katakan saat memutuskan untuk berpisah. Perselingkuhanlah yang terkadang sering menjadi alasan putusnya hubungan. Dan perselingkuhan terjadi, karena adanya orang ke-3 diantara hubungan yang terjalin. Menurutku cinta tak salah, yang salah hanya kita yang me...

Menunggu

Apa kau tahu rasanya euforia ? Saat aku tahu bahwa kau diam-diam melihatku ketika aku menulis dengan bibir yang tiba-tiba seperti tweety. Apa kau tahu rasanya sakit hati ? Saat aku mendengar kau bilang 'gue cuma bercanda ko, ga pake hati' Apa kau tahu rasanya rindu ? Saat aku menoleh ke belakang kau tak sekolah karena sakitmu kambuh. Dan apa kau tahu aku menunggu ? Menunggumu mengatakan  rasa itu ? Aku tahu kau pun menyimpan rasa yang sama denganku. Aku melihatnya dari sorotan matamu. Matamu yang teduh. Ya ! Kamu

Tuhan, Aku Jatuh Cinta

Mungkin aku tidak mendapatkan satu temanpun disini, melainkan sebuah keluarga... Seperti ada euforia saat pertama kali mendapat ajakan seorang kakak kelas untuk mengikuti sebuah organisasi di sekolah. Tapi, tak ada sedikitpun rasa untuk masuk dalam organisasi yang mereka sebut Pramuka. Hal pertama yang terpikir adalah baris berbaris, panas-panasan, nyanyi-nyanyi ala anak TK, teriakan kakak-kakak yang membuat gendang telinga terganggu... Ah sudah, aku tak ingin membayangkannya lebih dalam. Panggil saja kakak untuk perempuan yang satu ini. Aku tak akan menyebutkan namanya disini, yang pasti dia membuatku berani mencoba dunia baru ini. Dan melalui karya sederhana ini kupersembahkan salam hormat besarku padanya, semoga beliau sudi membaca tulisan ini. Entah kenapa aku menjadi tertarik untuk mencoba dunia yang sebenarnya sangat berbeda dengan passion ku. Mungkin karena dia kaka kelasku dulu saat SD atau mungkin karena aku merasa terlalu dekat dengannya. Entahlah... Sebenarnya engg...

Hidup, Cinta, Perasaan dan Realita

Baru saja aku membaca status facebook dari seorang penulis tersohor yang (tidak) pasti kalian akan mengenalnya. Jika kalian mengaku  pembaca kalian pasti tahu  Bang Tere Liye . Aku sangat takjub sekali saat membaca statusnya ini, dan itulah salah satu alasanku mempostingkan status beliau karena ini sangat bermanfaat untukku, dan aku juga ingin kalian bisa memetik hikmah dari postingan hasil  copy paste  dan khususnya untuk kalian yang ingin tahu kenapa sampai sekarang aku masih single dan tak ingin berpaca ran  :D Semoga bermanfaat : Orang tua dulu seringkali menasehati, "Anakku, kita itu makan agar bisa hidup. Bukan hidup untuk makan." Karena saya masih kecil, saya akan nyeletuk, "Memang apa bedanya?". Orang tua sambil tersenyum akan menjelaskan, "Tentu saja berbeda. Jika kita paham 'makan agar bisa hidup', maka dalam urusan apapun kita akan biasa-biasa saja, seimbang, tahu sekali ada urusan lebih penting dibanding makan dalam hidup ini. Sebalikny...

Hal yang dapat Merusak Otak

Mungkin kalian tidak akan bertanya-tanya alasanku memposting tentang hal ini. Tapi aku akan beri sedikit penjelasan tentang aktifitas atau kebiasaan yang biasanya aku bahkan mungkin kalian lakukan, yang ternyata mengundang penyakit atau berupa kerusakan pada tubuh kita. Berikut pejelasannya. 1. Tidak Sarapan Pagi  Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.  Biasanya ini terjadi pada anak sekolahan atau mungkin pekerja yang dituntut untuk berangkat lebih awal. Sebaiknya usahakan untuk sarapan, minimal untuk mengganjal perut kalian agar tidak terlalu kosong. Jika perut kosong, itu akan menyebabkan gejala penyakit seperti magg. Saat perut kosong juga, otang tidak dapat berkerja dengan baik. 2. Makan Terlalu Banyak Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Ak...

Menembus 16 KM dalam 14 jam

Gambar
Aktivis, mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkanku saat ini. Banyak sekali kegiatan-kegiatan yang sering aku ikuti. Salah satunya adala Pramuka (Scouts). Kalian jelas tidak awam lagi dengan organisasi ini bukan ? Lebih tepatnya aku adalah anggota Pramuka (REAL ya, nggak cuman numpang nama aja). Setiap tahun alias pergantian masa bhakti keanggotaan kita sering membuat program-program kerja baru. Salah satunya adalah  Hiking.  Karena aku juga salah satu anggota  PA (Pecinta Alam)  jelas aku ditunjuk untuk menentukan rute dan lokasi yang akan kami lewati (sekalian tempat yang mau dituju). Aku memberikan 5 pilihan untuk tempat. Dan yang terpilih adaalah salah satu objek wisata baru didaerahku.  Talaga Bodas.  Nih foto-fotonya.

Kita Antara 2 Benua

Sekedar hadiah kecil yang ku persembahkan teruntuk sahabatku @syllanSGS dan Bung  @wendysuranugra “Terimakasih untuk semua yang telah kamu berikan padaku selama tiga bulan ini. Mungkin ini memang belum waktunya aku dan kamu menjadi kita. Aku akan selalu mengenang semua kenangan yang pernah kita ukir selama tiga bulan ini. Aku tetap menyayangimu walaupun aku dan kamu tak menjadi kita. Dan detik ini kita putus. Selamat tinggal, dan bukalah lembaran barumu yang masih utuh.” Kata manis yang menyakitkan itu terpaksa aku keluarkan dari mulutku pada sosok laki-laki dengan rambut mode tintin di Restoran favoritku. Tepatnya lima bulan yang lalu. Ya, Karel. Kekasihku dulu, tepatnya mantan kekasih. Lima bulan sudah aku menyendiri. Melewati hari bersama sahabat-sahabat terdekatku. Tanpa kata manis atau sekedar sapaan dipagi hari yang selalu singgah di inbox hp-ku. Tapi sudahlah, itu masa lalu dan sekarang aku akan memulai yang baru tanpa ada Karel disampingku.     ...

Albert "Trias" Einstein

Gambar
Albert Einstein. Tentu kalian tidak akan asing lagi dengan si jenius yang satu ini bukan ? Apa yang pertama kalian ingat ketika mendengar nama Albert Einstein ? Si Jenius ? Si Idiot yang tidak bisa membedakan huruf-huruf ? Atau teori relativitasnya yang sangat terkenal ? Atau mungkin kalian tidak tahu sama sekali tentang dia ? Kalau kata Bang Haji sih, "Sungguh teerlaaluuu..."  :D Aku sangat mengagumi Bung Einstein ini. Sampai sekarang pun aku masih tetap mengaguminya. Walaupun sebenarnya aku sangat kecewa karena dia seorang Atheis (Tidak memiliki kepercayaan). Tapi aku sangat suka dengan kejeniusannya. Dia merupakan salah satu tokoh yang paling berpengaruh di dunia. Apa kalian tahu bahwa otak Bung Einstein ini diteliti oleh para ahli di Amerika dan Jepang ? Itu pun aku hanya membaca di situs-situs dan mendengar pembicaraan kakek ku dulu. Tapi entahlah apa itu benar atau tidak. Kalian tahu kenapa aku mengagumi Bung Einstein ini ? Selain kejeniusannya, aku sangat ...

Cinta (?)

Pasti kalian sudah bosan mendengar kata ini bukan ? Ya, aku pun begitu. Tapi entahlah, dia selalu saja ada dan teringat. Semakin kita mencoba melupakannya, semakin menjadi di teringat. Tepat malam kemarin aku nge-tweet beberapa tweet yang menceritakan tentang sesuatu yang bernama cinta. Ini adalah tweet-tweet-ku tentang cerita cinta. Cinta ? Percayalah, pada akhirnya dia hanya akan memberikan sesuatu yang menyakitkan. Cinta ? Belum datang juga ? Mungkin dia sedang mencari jalan yang tepat. Cinta ? Mungkin itu kata yang lebih tepat untuk menyatakan rasa sayang. Menurutku... Cinta ? Sudahlah jangan kau pikirkan. Percayalah dia akan selalu ada dalam ingatanmu. Cinta ? Belum sampai juga ? Mungkin dia masih ingin berkelana. Biarlah, dia pasti kembali padamu. Cinta ? Gombal ? Romantis ? Ya memang, Tuhan sengaja menciptakannya seperti itu. Untukmu. Ya, kamu. Kamu yang sedang menunggu. Cinta ? Sudahlah jangan kau ingat-ingat lagi. Selalu terus teringat ? Ya, apa kataku. Dia ada, dia t...

Percakapan Suatu Malam

"Malam apa kau tidak mengantuk ?" "Ya, tentu saja aku mengantuk." "Lantas kenapa kau tak beranjak tidur ?" "Aku masih ingin menerangi mereka yang sedang bermimpi." "Kalau begitu, aku akan segera tidur." "Mengapa kau beranjak tidur ? Apa kau tak ingin menemaniku ?" "Aku juga ingin diterangi olehmu saat bermimpi. Tapi, aku juga ingin menemanimu" "Lantas kenapa kau tidur ? Apa kau tak ingin melihat apa yang dimimpikan Dia ?" "Tentu saja aku ingin. Tapi sepertinya mimpiku akan lebih menarik dan menyenangkan." "Kalau begitu kau tak akan bisa tahu mimpi yang dimimpikannya apa itu kamu atau orang lain." "Tapi aku juga ingin tahu apa yang akan aku impikan. Bagaimana kalau besok pagi kau menceritakan semua yang dia impikan padaku ?" "Ah kau ini." kuhabiskan botol berwarna hijau dengan gambar pohon cemara itu.

Aku Benci Kamu

Aku benci ketika kamu tidur dan memeluk gulingmu sangat erat. Padahal aku disini ada untuk kamu peluk. Aku benci ketika kamu menyalakan satu batang Marlboro-mu untuk menghangatkan tubuhmu dari dinginnya air hujan padahal aku sudah ada disampingmu untuk menghangatkan tubuhmu. Aku benci ketika kamu lebih memilih naik mobil denganku dibandingkan berjalan kaki dibawah derasnya air hujan bersamaku. Aku benci ketika kamu lebih memilih berbincang - bincang dengan temanmu di bandingkan berbicara tentang kita denganku. Aku benci ketika kamu asik dengan handphonemu, padahal aku sedang ada bersamamu. Aku benci ketika kamu lupa dengan tanggal - tanggal penting tentang  kita. Aku benci ketika kamu selalu membuatku merasakan benci karena saat aku membencimu, aku selalu mengingat semua yang kamu lakukan. Aku benci kamu. Ya, KAMU !

Lagu Paling Romantis : Adera - Lebih Indah

Gambar
Saat ku tenggelam dalam sendu Waktupun enggan untuk berlalu Ku berjanji tuk menutup pintu hatiku Entah untuk siapapun itu Semakin ku lihat masa lalu Semakin hatiku tak menentu Tetapi satu sinar terangi jiwaku Saat ku melihat senyummu Reff: Dan kau hadir merubah segalanya Menjadi lebih indah Kau bawa cintaku setinggi angkasa Membuatku merasa sempurna Dan membuatku utuh tuk menjalani hidup Berdua denganmu selama-lamanya Kaulah yang terbaik untukku Kini ku ingin hentikan waktu Bila kau berada di dekatku Bunga cinta bermekaran dalam jiwaku Kan ku petik satu untukmu Kaulah yang terbaik untukku Ku percayakan seluruh hatiku padamu Kasihku satu janjiku kaulah yang terakhir bagiku

Ranah Politik

Berdiri tanpa tahta Meminta dengan paksa Berkata dengan dusta Mengambil dana-dana Dalam metropolitan Beserta kekerasan Melakukan dengan paksaan Muncullah demonstran Hancurlah negara ini Lautan demonstrasi Kepada para mentri Yang melakukan korupsi Negara ini butuh keadilan Bukan janji belaka