Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014

What I have and what I want

Gambar
I'm 17 years old. I have dreams, I have goal, I have plans, and I have opportunity for get all my dreams. You must know, I haven't many time for answered all your criticism and your babble. For now, I just wanna be my self, I want to get everything I want and I need. I want to make my mom, dad, family, and all other happy by my self. I want to be closer with Allah Swt. Just that, I will continue to be grateful with what I have now and forever. Thanks.

Mengapa bertahan?

Gambar
Keinginan manusia tak ada batasnya, selama semua hal dapat dicapai. Namun itulah kodratnya. Namun keterbatasan manusia siapa pula yang bisa mengubahnya, hanya tekad dan usaha dalam dirilah yang mampu mengubah semua keterbatasan itu. Begitu pula dengan pertahanan. Ada kalanya kita semangat berjuang, namun ada kalanya pula kita mati membosankan. Saya pernah berlajar dari seorang guru ngaji 5 tahun yang lalu. Bertanya mengenai keharusan manusia di dunia. Tak hanya beribadah dan berlomba-lomba menghasilkan yang terbaik. Namun satu yang sering terlupakan. Bertahan. Cobaan hidup itu tidak akan ada habisnya. Ada saatnya di atas dan ada saatnya di bawah. Saat kita mampu berdiri di atas, dengan segala kelebihan yang kita miliki, terkadang kita lupa dengan proses yang pernah kita tempuh.

[FF Cinta Pertama] - My First Love -

Gambar
Seperti biasa, malam ini aku masih sibuk dengan deadline-ku. Ya, aku lembur dan sepertinya malam ini akan menginap di kantor, tak memungkinkan untuk pulang. Terlalu malam dan aku tak bisa menyetir sendiri seorang diri. 22.45. Begitu kulihat jam di sudut kanan komputer. Laporan yang harus kuserahkan besok pagi belum selesai. Kantuk ini terlalu mengangguku rupanya, tiga gelas mug kopi sudah kulahap habis, tapi nihil. Aku masih tak bisa menahan kantuk. Klik. Klik. Klik. Aku mencoba membuka dokumen-dokumen lamaku. Siapa tahu bisa sedikit mengobati rasa kantukku, walaupun sebenarnya tak ada kaitannya. “My Love” Deg! Tak sengaja aku temukan satu dokumen   yang berhasil mengalihkan perhatianku, sepertinya t ak asing bagiku.

I'm So Proud

Kau tahu bagaimana orang tua? Terlebih seorang ibu. Mereka pasti akan selalu memikirkan kebaikan untuk anak-anaknya, dan semua itu membutuhkan proses. Tak ada niatan dan tak ada tujuan, tak ada ikatan dan tak ada kepedulian. Semua terjadi dan tumbuh dengan keterbiasaan. Jangankan ikatan darah, ikatan persaudaraan pun tak ada. Aku dan dia, adik perempuanku. Panggil saja B. Cantik, pinter, bawel, kepo , selalu bersemangat. Begitulah kira-kira pembawaannya setiap hari. Hampir setiap waktu kami berkomunikasi, dia sangat humble menurutku. Ya.. lumayanlah buat teman ngobrol kalo lagi bete. Jangan kira, dia tak punya pacar, dan tak pernah pacaran. Sama sekali! Ya, dia berbeda. Seringkali banyak yang berpendapat kalo dia itu aneh. Perempuan paling aneh. Jarang sekali ada lelaki yang berani macam-macam dengannya. Bukan karena dia tak normal, tapi dia berbeda, ya berbeda dari perempuan lain. Dia istimewa menurutku. Tuhan memberikannya kelebihan lain, yang tak semua orang bisa melih...

Kangen

Pernah merasakan bagaimana rasanya kangen? Saat terbiasa bersama, namun seketika harus berbeda. Menjalankan kepentingannya masing-masing. Berawal dari keterbiasaan bersama yang tak disengaja. Bisa bersama karena ikatan pergaulan yang ada. Mungkin bisa dikatakan satuan kegiatan. Bukan, ini bukan masalah cinta ataupun lelaki. Semua teman disini, ya walaupun ada beberapa yang memiliki hubungan khusus tak disengaja. Biarlah. Setiap langkah hidup selalu memiliki pilihan, masih kuingat jelas ketika dia bercerita padaku layaknya seorang adik yang meminta saran pada kakaknya. Antara rela dan tak rela. Tapi mungkin ini memang yang harus dia lakukan. Aku tak mungkin melarangnya, terlalu posesif. Terpaksa kubilang semua tergantung padamu. Minggu-minggu pertama tak ada masalah pada diriku, semua normal seperti biasa. Menjelang bulan ke-2, semua mulai terasa berbeda. Bukan hanya pada diriku, namun semua keadaan ini. Hampa sekali. Terpaksa, aku harus membiasakan semua ini. Kute...