Perasaan dalam Tiga Kata

Di sekolah itu jangan hanya belajar fisika, matematika, kimia, dan kawan-kawannya saja. Belajar percintaan juga musti dan wajib. Karena cinta berhubungan dengan kehidupan. Jika kita tak tahu arti hidup maka kita akan terjerat akan sebuah belenggu yang menyiksa. So, ini memang permainan. Tapi menurutku ini lebih dari sebuah permainan. Karena ini melatih kita untuk mengungkapkan perasaan kita. Argumen-argumen kita, yang mungkin sudah lama terkunci di ujung bibir ini. Selamat menikmati tulisan sederhana ini.  Cekidot !

Bahagia, Itu, Indah  : Jika bahagia itu indah, maka kebahagiaan seutuhnya dari Tuhan itu adalah kamu.

Aku, Mati, Ingin : Ketika rasa cintamu telah mati padaku, maka aku ingin sekali mendengar kau berkata bahwa 'Aku rela meninggalkan dan melupakan semua kebahagiaan kita'.

Hari, Memiliki, Baru : Jika spogebob memiliki segudang ruang imajinasi, maka aku memiliki hari baru bersamamu.

Bunga, Kenangan, Ilustrasi : Ilustrasi yang kita buat selama ini hanya akan menjadi kenangan, dan bunga mawar hitam ini akan menjadi saksi bisu kesetiaanmu selama bersamaku.

Detik, Setiap, Kamu : Dalam hitungan detik, disetiap hembusan nafas ini keluar, maka hanya nama 'KAMU' yang dapat bibir ini ucapkan.

Kenangan, Khayalan, Cinta  : Kenangan tentang cinta indah itu hanyalah sebuah khayalan yang tak mungkin pernah terjadi.

Kasih, Sayang Terganti, Berakhir : Dirimu tak akan terganti, kasih sayangku tak akan pernah terbagi, sampai kisah ini berakhir semua kebahagiaan.

Benci, Penyesalan, Cinta : Ketika cinta mengkhianati, maka benci yang akan menggantikan. Ketika benci menumbuhkan rasa rindu maka penyesalan yang akan terjadi.

Kaki, Bunga, Tangan : Ketika kaki ini tak mampu lagi berlari mengejarmu saat kau marah, maka tangan ini yang akan menahanmu. Ketika semua organku tak dapat berfungsi, maka aku harap bunga ini akan kau simpan di peristirahatan terakhirku.

Diam, Bergerak, Sembunyi : Mungkin kamu tak pernah tahu alasanku memilih diam saat kau berbicara yang tak sebenarnya karena aku sedang menikmati kecemburuan dan kepedulianmu pada diriku. Aku memilih sembunyi saat kau mencariku pulang sekolah karena aku ingin tahu, sejauh mana kau berusaha mendapatkan sosokku. Dan saat kau bergerak mendekati jasadku, sungguh aku ingin bebicara padamu 'Bahwa kau adalah kebahagiaan yang Tuhan berikan untukku'.

Aksara, Kamu, Candu : Di setiap malam, yang kucandui hanyalah secarik kertas yang mengukir sebuah aksara tentang 'KAMU'.

Melihat, Mendengar, Berbicara : Saat rindu ini mencekan, hanya hati ini yang dapat mendengar. Saat hati ini tak ingin lagi mendengar, maka mata ini yang bisa mewakilkan semua. Tapi ketika semua tak mampu menumpang kerinduan itu, maka mulut ini yang akan berbicara jika 'Aku merindukan kebersamaan kita'.

Bermain, Bercanda, Tertawa : Saat hati mulai bermain, maka semua yang kau lakukan adala dusta. Kau bercanda dengan hubungan ini. Ketika semua telah putus maka hanya tertawa yang aku bisa lakukan untuk nasibku ini *RS.Jiwa*

Menangis, Bahagia, Bersamanya : Mungkin yang namanya cinta itu saat aku menangis melihatmu bahagia bersamanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mempertahankan, haruskah?

UN, No worry!

Lagu Paling Romantis : Adera - Lebih Indah