Postingan

Menampilkan postingan dengan label birokrasi

Izinkan saya bercerita

Gambar
Khusus untuk malam ini, akan saya persempahkan kepada jiwa yang tak tahu diri ini. Maka, izinkan saya bercerita mengenai apa yang belum sempat saya ceritakan. Ketika semua kebohongan harus terpaksa dilakukan, yang katanya demi kebaikan, padahal sebenarnya karena sudah terlanjur salah. Ketika keadaan memaksa untuk melakukan, padahal jiwa tak ridha untuk hal yang tidak diinginkannya. Ketika perasaan harus dikubur dalam-dalam, padahal hati teriris sakit dan kalbu tak tahan untuk mengatakan. Ketika semua harus bisu, padahal ingin sekali mengutarakan semua kejahatan. Ketika semua harus pura-pura buta, padahal mata jelas melihat dan memberontak. Izinkan saya bercerita mengenai apa yang ingin saya ceritakan. Bahwa saya ingin sekali berkata jujur tanpa ada paksaan bahkan tekanan dari sudut manapun. Ingin menyetarakan karena sesungguhnya tak ada yang benar dan salah, melainkan diri kita masing-masing yang membuat kesalahan itu menjadi hal mendasar untuk dijadikan sebuah yan...

UN, No worry!

Gambar
UN, No worry! Munkin seharusnya saya mempostingkan tulisan saya ini sebelum melaksanakan UN, tapi dikarenakan waktuku saat itu padat oleh berbagai jam belajar, so bolehkan kalau saya baru menuliskannya sekarang? Boleh saja ya, biar cepet hehe. Alhamdulillah 3 hari kemarin saya dapat melewati dan menyelesaikan Ujian Nasional, yang minggu-minggu ini menjadi perbincangan diberbagai media. Awalnya saya sangat takut dan tak percaya diri, karena bagaimana pun ujian kali ini akan sangat menentukan nasib saya dimasa yang akan mendatang. Walaupun pemerintah sudah merubah keputusannya namun tetap saja, lulus dari sekolah namun tidak lulus UN? Oh sungguh itu bukan hal yang sangat diharapkan, apalagi untuk mengulangnya tahun depan.

Mau Jadi Apa? #2

Gambar
Assalamu'alaikum. Bagaimana kabar kalian? Semoga tetap sehat dan dalam lindungan Allah Swt. Lumayan lama rupanya saya tidak meneruskan tulisan saya  kemarin , semoga kalian bersedia untuk melanjutkannya. Oke setelah perjuangan selama 3 hari kemarin, Ujian Nasional sekarang tak begitu menakutkan bagi saya karena Alhamdulillah Kemendikbud membuat keputusan baru untuk kelulusan, namun tetap saja saya merasa awas, jangan sampai harus mengulang tahun depan,   naudzubillahimindzalik. Cerita saya kemarin mengenai IPDN ya? FYI, setelah surfing and search saya jatuh cinta pada institut yang satu ini. Besar sekali harapan saya untuk dapat menjadi bagian dari mereka. Namun sayang walaupun sudah banyak informasi yang sudah saya dapatkan mengenai penerimaan Calon Praja dan teknis seleksinya, saya belum begitu puas, karena ada beberapa pertanyaan yang sangat ingin saya ketahui. Sampai akhirnya saya mencari para Praja yang sedang study disana. Alhamdulillah kakak-kakak IPDN itu...

Mau jadi apa? #1

Gambar
Kalau sudah besar mau jadi apa? Pertanyaan yang satu itu pasti sering kita dapatkan saat kecil. Bagitu pula dengan saya, ketika saya ikut ibu ke sekolah tempatnya mengajar, banyak guru-guru yang bertanya kepada saya. Dan semangat saya menjawab ingin jadi Dokter dan Pendongeng. Karena menurut saya saat itu menjadi dokter itu tidak akan pernah sakit dan menjadi pendongeng itu akan selalu diperhatikan.   Keren bukan? Kemarin saya sudah bercerita tentang mempersiapkan diri.   Memangnya apa yang sedang saya persiapkan dan untuk apa?   Mempersiapkan masa depan, masa yang tak pernah saya tahu apa yang akan terjadi, masa yang akan terjadi, masa pencerminanku di masa yang sebelumnya. Maka untuk itu saya harus mempersipakan diri mulai dari sekarang, lebih tepatnya memantapkan hati dan tujuan.   Mau jadi apa?   Kalau tahu mau jadi apa, maka saya akan tahu apa tujuan dan apa yang akan serta harus saya lakukan nanti.

Para Laksana Negeri Indonesia

Gambar
Hallo! Salam Pramuka! Yups, kali ini aku akan menceritakan kembali tentang keluarga keduaku ini. Sudah lama rupanya aku tak merawat blogku ini. Dua puluh tiga November lalu, tepat pukul 09.34 Waktu Indonesia bagian Barat. Kami melaksanakan kegiatan yang merupakan program kerja terakhir masa bhakti kami, lebih tepatnya masa pengabdianku selama satu tahun ini mendapatkan amanah besar yang harus aku emban. Ya, walaupun hanya aku sendirian yang mengatur dan melaksanakannya, namun itu tak mengurungkan niatku untuk melantik adik-adikku menjadi seorang Laksana—tingkatan di Gerakan Pramuka Penegak setelah Bantara. Sebenarnya kegiatan ini tanpa ada sebuah persiapan, karena planning yang seharusnya dilaksanakan minggu depan. Namun berhubungan minggu depan aku ada keperluan yang tidak mungkin aku tinggalkan, terpaksa aku melaksanakannya hari itu juga. Tanpa mengeluarkan proposal untuk pembiayaan yang kami perlukan untuk kegiatan ini, dengan segenap niat, dan bantuan dari Kak Indra, Kak...

Antara kekuasaan dan keputusan [Edisi Ramadhan]

Gambar
Koalisi dunia politik, pasti kalian tak asing lagi mendengar kalimat ini. Sama seperti halnya berorganisasi, selau ada kerjasama dengan pihak-pihak tertentu, salah satunya dengan pihak sekolah. Beberapa hari ini aku memiliki amanah dari teman-teman untuk memimpin melaksanakan sebuah kegiatan di sekolah, kegiatan yang cukup besar dan berpengaruh untuk kegiatan sekolah kedepannya. Salah satu kegiatan yang sangat ditunggu oleh semua anak SMP yang baru masuk sekolah. MOPD, Masa Orientasi Peserta Didik. Kalau istilah lumrahnya OSPEK. Dalam kegiatan berorganisasi tak akan lepas dari sebuah kedudukan dan kekuasaan. Dan untuk saat ini aku sedang diuji kejujuran dan dedikasiku untuk sekolah ini dengan memberiku amanah menjadi seorang pemimpin. Namun dengan kedudukanku saat ini bukan berarti aku bisa semena-mena menggunakan kekuasaanku sebagai pemimpin. Itu sudah jelas dilarang oleh Allah Swt dalam kitabNya.

Yang terbaik [Edisi Ramadhan]

Gambar
Sering kali kita menyerah saat menjalani sebuah proses, dimana saat itu pula kesuksesan ada didepan mata. Penyesalan, lelah, dan bosan adalah perasaan yang sering timbul saat menjalaninya. Tak jarang, rasa malas sangat mendera saat hal itu terjadi. Disinilah seharusnya kita bisa melihat dan menguji diri kita. Apakah sudah menjadi dan memberikan yang terbaik, setidaknya untuk kepentingan kita sendiri, atau bahkan kita ini tak ada apa-apanya. Entah apa yang aku rasakan sekarang, mungkin kalimat Mbak Taylor yang satu ini memang mewakilkan perasaanku saat ini : (Sad), Happy, free, confused, and lonely at the same time. Sengaja kutambah Sad, karena memang sering kali rasa itu melandaku akhir-akhir ini. Tapi sedih, tak selalu buruk, bukan? :) Saat kesedihan itu melanda, saat itu pula kebahagiaan akan hadir. Sebelumnya aku tak percaya dengan kalimat itu, tapi sekarang, setelah hal itu terjadi aku mengakui, perasaan seperti itu memang ada. Dimana saat kita merasa sedih, saat itu...

Masa Depan Indonesiaku

Garut, 20 Juni 2014 Kepada yang terhormat, Bapak Joko Widodo. Assalamu’alaikum Wr. Wb. Apa kabar bapak? Saya Trias Amalia Sugiharti, dari kota kecil, Garut. Sudah dari jauh hari saya mendengar kabar mengenai majunya bapak menjadi calon presiden Indonesia untuk periode 2014-2019, padahal baru beberapa bulan yang lalu saya melihat bapak mengucap sumpah janji menjadi Gubernur DKI Jakarta. Walaupun sedikit bertanya-tanya, namun saya sangat senang mendengarnya.                                                            Pribadi bapak yang sederhana, jujur, dan merakyat, menurut saya memang patut dan pantas untuk menjadi seorang pemimpin. Semua yang bapak lakukan untuk Indonesia pun sang...

Jakarta

Gambar
Kota yang tak pernah tidur. Metropolitan. Pagi, siang malam tak pernah berhenti bekerja. Kalangan bawah, kalangan atas, sampai penghuni kolong jembatan terlihat begitu kontras adanya. Keadaan hidup menjadi cambuk untuk terus berjuang. Terlebih keterbatasan hidup sebuah keluarga yang harus terus dipenuhi, segala hal cara dilakukan. Tak memandang halal dan haram, yang terpenting perut keluarga tak keroncongan. Mereka yang berlimpah asyik menikmati hartanya, tak melihat mereka yang terlantar kelaparan untuk meredam keroncongan yang mendera. Koalisi aparat tak menjadi jaminan mereka yang kelaparan, janji yang diiming-imingkan hanya menjadi buaian dan isapan jempol semata. Hallo selamat malam para nokturnal Jakarta! Sekarang aku terdampar di kotamu, kata ibuku kota ini tak pernah tidur. Ya, kuakui itu. Kotaku jauh dari kota ini. Butuh beberapa jam dan kota yang harus aku tempuh untuk sampai berada di kota ini. Perubahan suhu pun harus kualami saat berada disini. Kotaku y...

Untuk kalian, adik terkasih

Gambar
Duh adikku terkasih, sungguh jika suatu saat kakakmu mendapat sebuah kesalahan, tergurlah dengan kata yang baik dan pelan. Duh adikku terkasih, sungguh jika ada salah kata dari kakakmu ini, berilah tahu dia bahwa kau tak enak dan tak berharap kata-kata itu muncul dan terdengar di telingamu. Duh adikku terkasih, jika saat kakakmu berbicara lantang dan mengoceh padamu, sungguh itu bukanlah sebuah kebencian. Namun itu adalah sebuah kasih sayang yang tak dapat dibendung lagi. Duh adikku terkasih, sungguh kakakmu ini bukanlah guru bahkan seorang dewa yang harus selalu kau puja dan hormati. Satu yang kakak mau, jadilah seorang pemimpin untuk dirimu sendiri. Kakak percaya, suatu saat nanti kau bisa memimpin negara yang haus akan sebuah keadilan ini. Duh adikku terkasih, semoga kau paham dan mengerti akan semua yang kakak utarakan. Kakak bukanlah apa-apa tanpa kalian. Duh adikku terkasih, dengan senyummu dunia kakak sangatlah berwarna, dengan tawamu udara ini begitu m...

Bolehkan Aku Mengoceh?

Untuk si tukang ngatur yang selalu sukses membuatku kesal tak tertahan. Sudah dua tahun kita bersama, usiamu yang terpaut sangat jauh denganku dan kedudukanmu sebagai seorang pembina sering kali membuatku kesal karena sifatmu yang terlalu mengatur. Memang, semua ide-idemu sering kali membuatku terkagum-kagum dan strategi-strategi yang kau buat selalu  goal. Tapi jujur, aku sangar risih akan semua itu. Kau selalu membuatku merasa minder dan  ciut.  Pribadimu sudah sangat dewasa, pengetahuanmu pun jauh lebih luas dibandingkan denganku. Aku sungguh ingin mengoceh tentang dirimu sekarang juga. Sulit memang untuk menceritakan ini semua, tapi ini adalah sebuah keharusan. Duh sayang, semoga kau tak keberatan dengan ocehanku ini. Kau memang pandai, kau jenius, kau memiliki karisma yang selalu membuat semua orang segan untuk memperhatikan dan mengikuti semua perintahmu. Aku sangat cemburu dengan semua yang kau miliki. Tapi sungguh! Kau tak pernah mengerti akan inginku,...

Untuk Kakak Sigap

Gambar
Maaf sebelumnya, postingan ini belum sempat kakak publikasikan, karena masih berbentuk draft. Untuk pasuka sigap, kakak tak akan mengharapkan banyak dari kalian. Dengan selalu bersamanya kalian, dengan kekompakan kalian, kakak titipkan Keluarga Kecil ini. Kakak yakin, kalian adalah orang-orang terpilih. Kalian adalah benih-benih pemimpin masa depan. Ini logo Ambalan Nyi Ageng Serang (Putri)

Tuhan, Aku Jatuh Cinta

Mungkin aku tidak mendapatkan satu temanpun disini, melainkan sebuah keluarga... Seperti ada euforia saat pertama kali mendapat ajakan seorang kakak kelas untuk mengikuti sebuah organisasi di sekolah. Tapi, tak ada sedikitpun rasa untuk masuk dalam organisasi yang mereka sebut Pramuka. Hal pertama yang terpikir adalah baris berbaris, panas-panasan, nyanyi-nyanyi ala anak TK, teriakan kakak-kakak yang membuat gendang telinga terganggu... Ah sudah, aku tak ingin membayangkannya lebih dalam. Panggil saja kakak untuk perempuan yang satu ini. Aku tak akan menyebutkan namanya disini, yang pasti dia membuatku berani mencoba dunia baru ini. Dan melalui karya sederhana ini kupersembahkan salam hormat besarku padanya, semoga beliau sudi membaca tulisan ini. Entah kenapa aku menjadi tertarik untuk mencoba dunia yang sebenarnya sangat berbeda dengan passion ku. Mungkin karena dia kaka kelasku dulu saat SD atau mungkin karena aku merasa terlalu dekat dengannya. Entahlah... Sebenarnya engg...

Ranah Politik

Berdiri tanpa tahta Meminta dengan paksa Berkata dengan dusta Mengambil dana-dana Dalam metropolitan Beserta kekerasan Melakukan dengan paksaan Muncullah demonstran Hancurlah negara ini Lautan demonstrasi Kepada para mentri Yang melakukan korupsi Negara ini butuh keadilan Bukan janji belaka

Untukmu negeri

Gambar
Aku anak Indonesia ! Kalimat itu yang selalu aku ucapkan setiap hari pada saat bangun pagi. Kenapa ? Jangan tanya kenapa. Karena itu adalah hal yang lumrah bukan ? Sebagai warga negara yang baik, aku patut bangga pada negaraku ini. Walaupun masih banyak sekali tindakan yang tak patut hidup diatas tanah pertiwi ini. Hanya sedikit yang akan aku tuliskan. Hanya sekedar ungkapan yang mungkin bisa mewakili sahabat pena yang membaca. Dari mana memulai ? Entahlah, biarkan pena ini yang menunjukkan. Sahabat pena tahu penyanyi senior Iwan Fals ? Pasti kalian juga tahu lagu Untukmu negeri miliknya. Lagu yang sangat menyentuh hati. Lagu yang memiliki kritik-kritik sosial yang sangat mendalam. Coba sahabat pena baca dengan seksama lirik-lirik lagu yang ada di dalamnya.