Ini (bukan) aku
Sesaat aku berbincang
dengan si cermin. Orang bilang dia tak pernah berbohong. Tapi untukku ? Aku tak
tahu, aku tak pernah berbincang dengannya. Tapi untuk kali ini, mungkin (bukan)
YA.
"Hai cermin, bagaimana
kabarmu hari ini ? Semoga harimu baik seperti hariku."
Dia hanya menyunggingkan
kedua sisi mulut tipisnya. Membentuk bulan sabit. Mulutnya terlihat pucat,
sepertinya dia sedang sakit.
"Kenapa kamu tidak
menjawab ? Kamu sakit ya ? Ah, padahal aku ingin sekali berbincang
denganmu." Mulutnya masih membentuk
bulan sabit, tapi sekarang matanya terlihat mendung. Sudah kuduga pasti dia
sedang sakit.
"Cermin bicaralah,
sekata.. saja. Aku hanya ingin membuktikan pernyataan semua orang tentangmu
yang tak pernah berbohong." Sekarang dia menundukkan
wajahnya. Entah apa yang sudah aku katakan, apa ada yang salah ?
"Ah sudahlah, sekarang
terbukti. Kamu memang tidak ingin berbicara denganku. Aku kira kamu bisa jadi
teman ngobrolku malam ini."
Sekarang air matanya
terjatuh ! Rambutnya yang hitam terurai menutupi sebagian wajahnya. Dia
menangis tanpa alasan. Ada apa gerangan ? KAMU
!
Komentar
Posting Komentar