Untukmu negeri


Aku anak Indonesia !
Kalimat itu yang selalu aku ucapkan setiap hari pada saat bangun pagi. Kenapa ? Jangan tanya kenapa. Karena itu adalah hal yang lumrah bukan ? Sebagai warga negara yang baik, aku patut bangga pada negaraku ini. Walaupun masih banyak sekali tindakan yang tak patut hidup diatas tanah pertiwi ini.

Hanya sedikit yang akan aku tuliskan. Hanya sekedar ungkapan yang mungkin bisa mewakili sahabat pena yang membaca. Dari mana memulai ? Entahlah, biarkan pena ini yang menunjukkan.

Sahabat pena tahu penyanyi senior Iwan Fals ?
Pasti kalian juga tahu lagu Untukmu negeri miliknya. Lagu yang sangat menyentuh hati. Lagu yang memiliki kritik-kritik sosial yang sangat mendalam. Coba sahabat pena baca dengan seksama lirik-lirik lagu yang ada di dalamnya.
Untukmu Negeri - Iwan Fals

Perihnya masih terasa
Sakitnya tak terhingga
Nafsu ingin berkuasa
Sungguh mahal ongkosnya

Apapun yang kan terjadi
Aku tak akan lari
Apalagi bersembunyi
Tak kan pernah terjadi

Air mata darah telah tumpah
Demi ambisi membangun negeri
Kalaulah ini pengorbanan
Tentu bukan milik segelintir orang

Belum cukupkah semua ini
Apakah tidak berarti
Lihatlah wajah ibu pertiwi
Pucat letih dan sedihnya berkarat
Berdoa terus berdoa

Hingga mulutnya berbusa busa
Ludahnya muncrat saking kecewa
Ibu pertiwi hilang tawanya
Tak percaya masih ada cinta

Seluruh hidupku jadi siaga
Pagar berduri kutancapkan dihati

Untukmu negeri
Yang telah memberi arti
Untukmu negeri
Yang telah melukai ibu kami
Untukmu negeri
Yang telah merampas anak kami
Untukmu negeri
Yang telah memperkosa saudara kami
Untukmu negeri
Waspadalah
Untukmu negeri
Bangkitlah
Untukmu negeri
Bersatulah
Untukmu negeri
Sejahteralah kamu negeriku
Sejahteralah kamu

Apa yang sahabat pena rasakan setelah membacanya ? Apa rasa nasionalisme dan patriotisme sahabat tiba-tiba membara ? Atau ternyata tidak merasakannya sama sekali ? Kalau kata Bang Haji "Sungguh terlalu"

Jujur, setiap saya mendengarkan lagu Bung Iwan Fals ini, saya selalu merinding dan membuat semangat nasionalisme ini membara menggebu-gebu *lebaay*. Perlu diingat sahabat, kasus KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) bukan hal yang aneh lagi pada pendengaran dan penglihatan kita. Mereka yang berkuasa, selalu semena-mena melakukan yang mereka inginkan. Kita sebagai generasi muda dan penerus bangsa patut bertindak. Jangan hanya melihat dan mengkritik. Bagaimana caranya ? Kalau kata Pak Mario Teguh, "Pertanyaan yang super sekali".  

Untuk ukuran kita yang masih pelajar nih, yang masih unyu-unyu, kita cukup berbakti kepada orang tua, belajar yang baik, dan yang pasti jauhi tindakan korupsi pada saat ujian (mencontek). Sedangkan untuk tindak lanjutnya, kita bisa bersosialisasi dan menerapkan semua yang sudah kita pelajari di sekolah kepada semua masyarakat. Sangat mudah bukan ? Maka sekarang, tutup komputer kalian, dan segera belajar serta tekadkan pada diri dan hati kalian. Bahwa kalian akan menjadi anak Indonesia yang tidak hanya melihat dan mengkritik. Tapi kita anak Indonesia yang Talk Less Do More :D

Semoga posting saya kali ini bisa membuat sahabat pena berpikir untuk masa depan negara ini . *Ehh cepet tutup. Sana belajar yang bener* :) Bye.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mempertahankan, haruskah?

UN, No worry!

Lagu Paling Romantis : Adera - Lebih Indah