Mempertahankan, haruskah?
Dalam setiap hubungan, pasti selalu bertemu dengan yang namanya persoalan. Jika kita tak bisa menempatkan sifat dan pikiran kita dengan baik, sering kali berakhir dengan keputusan yang sudah jelas itu adalah luapan emosi saja. Kesal sekali jika kondisi ini sudah menimpa. Apalagi jika pasangan kita tak bisa mengerti keadaan kita. Sudahi saja atuu dipertahankan? Itu yang selalu menjadi pertimbangan. Sebagai contoh kecil, kita memiliki pasangan yang protektif. Jika tidak sering bertindak seperti itu, mungkin tidak akan terlalu menggangu, tapi bagaimana jika itu tidak hanya sekali atau dua kali, namun setiap detik. Kesana nggak boleh, kesini nggak boleh, mau apa-apain harus izin dulu (emangnya kantor polisi). Risih yang ada. Jadi siapa yang salah? Menurutku tak ada yang bisa disalahkan, karena keduanya memiliki kekurangan dan kelebihan. Coba kita berpikir untuk tetap positif, tenangkan pikiran kita, jangan terbawa emosi. Mungkin pasangan kita bukan protektif, tapi dia kelewat say...










Komentar
Posting Komentar