Komandan's Birthday

Garut, 20 Desember 2014
Pukul 01.43 WIB.
Hasil sedikit karyaku untuk Kak Komandan hehe
Hallo apa kabar Ndan?
Semoga tetap sehat dan dalam lindungan Allah Swt, amiin. Tepat hari ini, aku sengaja bangun dari tidurku, ingin sedikit ikut mendoakan untuk rasa bersyukur atas bertambahnya umurmu. Alhamdulillah tak kukira, ternyata pertemuan (kembali) secara tiba-tiba kita beberapa tahun yang lalu membawa kita pada ikatan ukhuwah islamiyah yang hakiki. Kau sebagai kakakku dan aku sebagai adikmu. Kau sebagai panutanmu dan aku sebagai pengikutmu. Komandan, begitulah kira-kira gurauanku jika menyapamu dalam pesan singkat, dan Prajurit adalah panggilanmu padaku. Haha sungguh bukan hal yang disengaja, mungkin hanya sebagai kiasan ‘sayang’, tapi aku yakin.

Sudah beberapa bulan ini kita tak sempat berjumpa dan berkomunikasi, mungkin karena jarak yang mengahadang diantara kita, yaa walaupun sebenarnya bisa saja aku menguhubungimu setiap waktu, namun aku pikir itu tidak terlalu penting, karena kita bukan pasangan muda-mudi yang sedang merakit cinta diantara jarak, bukan pula para pujangga yang sengsara merindu karena jarak. Kita hanya adik dan kakak. Sebatas prajurit dan komandannya. Menghubungi jika memang ada keperluan yang sangat penting, jika untuk sekedar ingin mengetahui keadaan mungkin tak perlu lagi karena kita sudah saling percaya bahwa masing-masing dari kita sudah dapat membawa diri kepada yang baik, sudah bisa menyelesaikan teka-teki hidup yang Allah Swt berikan.

       Oke, kembali lagi pada tujuanku bangun sepagi ini. Kau pun pasti tahu, apalagi jika aku ingin sekedar mengucapkan beberapa kata dan doa untukmu. Sebetulnya tidak perlu kau tahu, apa aku ingat dengan ulang tahunmu, apa aku mengucapkan selamat, apa aku mendoakanmu dalam penambahan usiamu ini, atau bahkan apa aku akan memberikan hal yang special bagimu? Ah sudahlah itu tak terlalu penting bagiku. Aku hanya bocah ingusan, tak tahu apa-apa dan tak memiliki hal yang bernilai, yang aku inginkan sekarang hanya sekedar mengucapkan dan mendoakan untukmu, Kak Komandan Dini..

“Dirgahayu untuk usiamu yang entah keberapa, itu tak penting bagiku. Namun satu, semoga bertambah ataupun berkurangnya umurmu itu adalah yang terbaik bagimu. Tetaplah menjadi kakak yang sangat aku banggakan, kakak yang sangat aku hormati, bukan kakak yang aku takuti. Maaf jika untuk kesekian kalinya aku tak bisa memberimu hal yang berharga, dan aku yakin juga kau bukanlah kakak yang berharap seperti itu. Maaf juga jika pesan singkatmu kemarin sore tak aku balas, bukan karena aku malas atau tak menghargaimu, namun kau pasti tahu dan mengerti bagaimana keadaanku sekarang. Be the best, be young, and be strong, Kak Ndan Dini! And I hope too you’ll better for you self, family, and don’t forget for you’re lil’ family, Pramuka!”
Ini adalah beliau, kakak komandan yang tak (boleh) galak.
Foto ini diambil saat berfoto bersama teman-teman Pramuka di tahun 2013

Salam hangat, salam rindu, dan salam seribu hormat.

Perwakilan Prajurit #ADN2014,

Trias ‘brave’ Indonesia ^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mempertahankan, haruskah?

UN, No worry!

Lagu Paling Romantis : Adera - Lebih Indah