Mempersiapkan Masa Depan
Sudah lama rasanya saya nggak ngeblog disini, beginilah kalau
punya empat blog, kalau lagi 'anteng' di satu blog terus aja nongkrong disana.
Alhamdulillah pagi ini saya dapat hidayah buat nulis di blog sulungku ini. Oh
ya, sekarang saya sedang melaksanakan Ujian Sekolah, alhamdulillah saya sudah
menginjak kelas tiga tingkat akhir *yipieeee* dan sebentar lagi insyaAllah
segera lulus dan menjadi mahasiswa, amiin.
Oke, kebiasaan tidak fokus. Merancang masa depan, itulah tujuan
saya sekarang. Menginjak kelas tiga SMA, usaha saya harus semakin besar.
Belajar, belajar, dan belajar. Namun ada saja rasa malas yang bergelantungan,
kesal rasanya melihat diri sendiri yang sering kali malas. Saya sadar ketika
saya malas, dimana seharusnya saya belajar lebih ekstra, justru malah
sebaliknya--bermalas-malasan tak mau mengerjakan apapun. Tapi bagaimana pun
itu, saya harus tetap bersyukur, karena masih diberikan perhatian orang tua,
walaupun terkadang saya marah-marah karena terus disuruh belajar, capek sekali
rasanya. Mungkin mood anak kelas tiga yang akan segera
menghadapi ujian seperti ini ya? Atau mungkin itu hanya saya saja? Ya sudahlah,
yang terpenting saya masih ingin berusaha mengembalikan 'kerajinan' saya
seperti dulu.
Banyak sekali yang harus saya persiapkan dari sekarang, tepatnya untuk keberhasilanku di masa depan. Apa sih defisini keberhasilan? Menurutku keberhasilan itu saat saya bisa mencapai yang saya harapkan, saat saya senantiasa bersyukur atas apa yang telah saya miliki, dan saat saya senantiasa berbahagia dengan keadaan bagaimana pun. Dan sekarang apa yang ingin saya capai? Untuk kali ini cukup hanya satu, agar fokus pada apa yang sedang saya hadapi. Lulus Ujian Sekolah dan Ujian Nasional, dan dengan hasil yang saya harapkan. Saya tak membutuhkan peringkat, namun saya sangat mengaharapkan nilai yang besar, yang sesuai dengan kemampuan saya, dan pelajaran yang bermanfaat bagi masa depan saya kelak.
Inilah saatnya saya harus mempersiapkan diri dengan
sungguh-sungguh demi masa depan yang saya harapkan. Merencanakan adalah tugas
manusia, namun tetap Allah Swt yang memutuskan. Tak ada salahnya jika
mengharapkan sesuatu dan merencanakannya, satu yang sangat wajib adalah kita
mempersipakannya secara matang. Man
Jadda Wa Jadda, "siapa yang bersungguh-sungguh, dia akan berhasil".
Aku percaya itu. Tugas saya sekarang adalah terus belajar dengan
sungguh-sungguh, kerja keras dan usaha serta tidak lupa untuk senantiasa berdoa
dan meminta kepada-Nya, Yang Maha Pemberi.
Mempersiapkan masa depan bukan berarti fokus kepada dunia, namun
itu pertanda bahwa saya tidak ingin Allah Swt sia-sia menciptakan saya, saya
tidak ingin jika kerja keras dan dedikasi orang tua saya tak berarti apa-apa.
Saya ingin sukses dengan cara saya sendiri. Dare to be my self. Terus berkarya
selama Allah Swt memberikan kesempatan saya hidup, menikmati anugerah-Nya. Menjadi
muslim yang baik dan anak yang shalehah.

Komentar
Posting Komentar