Postingan

Untuk Kenya, Pinguin Kecilku.

Gambar
Aku yang memeluk erat Kenya *hiraukan pipi bakpaoku* Kenya pingun kecil teteh, bagaimana kabarmu? Hampir lima tahun kita tak bertemu dik. Aku merindukanmu dik. Aku rindu rambut keritingmu yang selalu sukses membuatku ingin menyisir rambutmu itu dik. Dik, apa kau merindukanku? Jujur, sampai sekarang aku tak berani masuk kamar yang pernah kau singgahi di rumah ini dik. Aku takut jika harus mencium aroma parfummu, aku takut jika harus teringat kembali saat kita tertawa. Dik, ingatkah malam itu kita hanya berdua di rumah. Ibu dan bapak pergi meninggalkan kita karena nenek sakit. Tiga hari kita tinggal berdua di rumah. Aku rindu membangunkanmu pagi-pagi untuk berangkat sekolah. Aku rindu bermain crayon setiap kali kita menggambar. Aku rindu bermain lilin bersamamu, walaupun ibu selalu menegur kita karena takut kita celaka. Dik, bagaimana hari-harimu disana?

Happy Birthday Big Sister!

Gambar
Garut, 22 Desember 2014 Pukul 00.23 WIB Hallo.. Sepertinya aku bingung harus memulai kalimat dari mana, yang pasti ini untuk kedua kalinya aku bangun sepagi ini hanya untuk sekedar melakukan hal yang sama 2 hari yang lalu. Kau tahu apa maksudku? Ya.. ya… ya… kau pasti sudah bisa menebak apa yang kumaksud karena aku sudah menjelaskannya dalam judul postinganku kali ini. Bukan.. bukan maksudku hanya untuk sekedar memenuhi postingan di blogku karena memang untuk beberapa waktu ini jarang aku rawat. Tujuanku hanya satu, mendoakan. Entah kapan kita dipertemukan, entah kapan kita berkenalan, dan entah kapan kita diberikan benang merang oleh Allah Swt untuk menjalin silaturahmi ini. Mungkin tiga tahun yang lalu, tepat malam itu saat adzan Asar bekumandang. Ada seorang perempuan berjilbab datang kerumahku bersama dua orang teman perempuannya yang lain, yang diperlalukan bak tamu istimewa oleh kakak lelaki keduaku. Entahlah apa itu istimewa atau tidak, namun yang pasti bagiku saat...

Komandan's Birthday

Gambar
Garut, 20 Desember 2014 Pukul 01.43 WIB. Hasil sedikit karyaku untuk Kak Komandan hehe Hallo apa kabar Ndan? Semoga tetap sehat dan dalam lindungan Allah Swt, amiin. Tepat hari ini, aku sengaja bangun dari tidurku, ingin sedikit ikut mendoakan untuk rasa bersyukur atas bertambahnya umurmu. Alhamdulillah tak kukira, ternyata pertemuan (kembali) secara tiba-tiba kita beberapa tahun yang lalu membawa kita pada ikatan ukhuwah islamiyah yang hakiki. Kau sebagai kakakku dan aku sebagai adikmu. Kau sebagai panutanmu dan aku sebagai pengikutmu. Komandan, begitulah kira-kira gurauanku jika menyapamu dalam pesan singkat, dan Prajurit adalah panggilanmu padaku. Haha sungguh bukan hal yang disengaja, mungkin hanya sebagai kiasan ‘sayang’, tapi aku yakin. Sudah beberapa bulan ini kita tak sempat berjumpa dan berkomunikasi, mungkin karena jarak yang mengahadang diantara kita, yaa walaupun sebenarnya bisa saja aku menguhubungimu setiap waktu, namun aku pikir itu tidak terlalu penting,...

I Love You

Gambar
I Love You... It's a simple word, right? Semua orang bisa mengatakannya, anak kecil sekali pun. Namun saat ditanya apakah artinya? Tidak semua bisa menjawabnya. Mungkin anak polos akan menjawab bahwa dia mencintai seseorang, namun untuk kita? Apa sih arti mendasar dari kalimat sederhana itu? Love.. love.. and love.. Apa kau yakin dengan kalimat bahwa kita hidup karena cinta? Mungkin ya, mungkin juga tidak. Namun apapun itu artinya cinta memang berpengaruh dalam kehidupan kita, mau tak mau kita harus percaya akan itu. Tak usah munafik, tak perlu juga kau bersusah payah menolaknya. Karena itu hanya akan membuatmu lelah. Kehabisan waktu dan bisa sampai kehilangan.

Menangislah

Gambar
Ah hai, sudah lama sekali aku tak menulis lagi di blogku ini. Setelah sekian banyak tugas sekolah aku kerjakan dan sederet jadwal kegiatan yang alhamdulillah dapat kulaksanakan. Tak sabar sebenarnya aku ingin banyak bercerita. Menuliskan apa yang tidak bisa aku ceritakan melalui mulut. Menulis, menulis, dan menulis. Itulah hal inti dan pamungkas jika aku tak tahu bagaimana lagi cara mengungkapkan perasaan dan pemikiranku. Entah hal apa yang membuatku memilih kata "menangislah" sebagai judul postingan pertamaku (lagi) ini. Mungkin karena aku terlalu rindu; rindu menulis, rindu pada hal yang tak bisa kugapai, atau mungkin karena jiwaku sudah mulai lelah untuk berpura-pura kuat dihadapan semua orang yang kusayangi. Bisa saja bukan? Menangis, semua orang bisa melalukannya. Seorang jagoan saja pasti pernah menangis, begitu pula denganku. Satu pertanyaan yang ingin sekali aku tahu, "mengapa menangis?". Pertanyaan itu sangat jelas maksudnya, jangankan karena ...

Apapun itu

Hanya ikan mati yang akan mengikuti aliran sungai. Karena dia sudah kehilangan segalanya, jiwa serta ruhnya sudah tidak berada lagi dalam jasadnya. Hal itu bukanlah sebuah priadi diriku. Bukan sama sekali. Namun, aku pun haris seperti daun yang tak pernah marah pada angin. Menerima pada semua keadaan, memahami dengan pemahaman yang benar, dan bersyukur dengan semua yang diberikan, dimiliki. Tapi untuk sekarang, dimana aku selalu menjadi ikan yang tak mengikuti arus air, bahkan menentang arus sungai, sepertinya harus mencoba menjadi sebuah daun yang selalu menerima semua keadaan dan itu sama dengan aku harus menjadi ikan mati tak berguna (mungkin). Kakakku pernah bilang.. "Jika Tuhan memberikan kesempatan hidup pada seluruh manusia selama 100 hari, maka aku akan meminta pada Tuhanku agar aku hidup selama 99 hari. Bukan karena aku bosan hidup di dunia, atau aku lelah dengan semua persoalan dunia, namun karena aku tidak mau meraskan sebuah kehilangan, satu detik pun. Du...

Ketika Sang Pemimpi Menuliskan Mimpi

Kau pernah bca novel 'Sang Pemimpi' milik Andrea Hirata? Ini adalah kisah seorang pemimpi sejati. Tak ada waktu yang terlewatkan sedetik pun, sampai mimpi-mimpinya inilah yang menjadi alasannya berhenti sekolah. Dia seorang gadis, periang, banyak teman, dan pastinya dia sangat hobi berkhayal. Banyak orang yang menghujaninya dengan berbagai cacian, namun dia tak pernah peduli. Orang tuanya pun sudah tak tahu lagi harus bagaimana mengadapi anak gadinya itu. Jika kau berpikir siapa sia? Mengapa sampai begitu? Memangnya mimpi apa yang dia perjuangkan? Sebuah cinta 'kah? Ya, bisa jadi. Semenjak dia berhenti sekolah, jelas teman-temannya begitu kehilangan soso sepertinya. Selalu menghibur, selalu terlihat tenang dan santai. Banyak orang yang menyukainya, tapi tak sedikit pula orang yang tak menyukainya. Tapi dia selalu bersikap tenang, tak pernah menghujat kembali hanya untuk memuaskan emosinya, dia bahkan tak pernah marah sama sekali. Banyak orang bertanya apa itu ...