Postingan

I Choose You

Gambar
Hallo! Ah ya, karena malam ini aku belum mendapatkan pencerahan apa yang akan aku tulis, sudah lama juga tak membahas tentang L-A-G-U. And than, untuk kali ini aku akan membahas tentang satu lagu yang mungkin kurang booming di Indonesia, tapi lagu ini bagiku sangat sangat sangat menarik dan asyik untuk terus didengar. FYI, sebenarnya lagu ini bukanlah lagu baru, hampir satu tahun kurang lima jam lebih tepatnya. Lagu ini ditulis oleh penyanyinya sendiri yaitu Sara Bareilles, dimana dalam lagunya kali ini, dia menceritakan tentang cinta, lebih tepatnya menyatakan cinta kepada pasangan kita. Sama seperti judulnya, I Choose You (Aku memilihmu). Oke untuk lebih lanjutnya kalian bisa baca dulu semua liriknya. The words it's really simple, but the mean it's so deeply.

Dear BigBro

Gambar
Assalamu'alaikum, Kak. Entah tulisan keberapa yang kutujukan khusus untukmu. Aku tak peduli apakah kau pernah membacanya, atau tidak peduli sama sekali, yang terpenting bagiku, aku bisa menceritakan semua keluh-kesah, harapan serta doa untukmu disini. Aku tidak peduli apakah mereka, teman-temanku, para pembaca blogku, atau bahkan mereka yang tak mengenalku sama sekali, aku sungguh tak peduli. Yang kupedulikan sekarang hanyalah dirimu. Kakak keduaku,   pangais bungsu atau panengah,   begitu kata ibu . Memang sedikit aneh rasanya, memanggilmu Kakak, tapi jika aku memanggilmu disini Aa, lebih aneh menurutku, jadi jangan marah atau merasa anak kota ya, kalau kupanggil Kakak. Just be your self, dare to be yourself. Tapi jangan keseringan selfie juga,   enek lihatnya brooo.  Oke aku akan meneruskan cerita, saat ini aku ingin membahas mengenai dirimu lagi. Beberapa hari lalu, tepatnya tanggal 1 Mei 2015, aku mendengar kabar yang entah baik atau buruk dari ibu, kalau...

Ketika Aku Beranjak Dewasa

Gambar
Tidak ada definisi khusus untukku, yang pasti ketika aku tumbuh besar saat itulah aku akan menjadi dewasa. Menjadi manusia yang lebih dari sebelumnya. Tubuhku semakin tinggi, berat badanku bertambah, begitu pula dengan pemikiran dan pengetahuanku yang harus menjadi lebih luas. Aku tidak mengatakan bahwa diriku telah dewasa, namun aku percaya segala proses yang aku lewati, segala pilihan yang aku jalani, kelak akan membawaku pada hal yang lebih baik, pada waktu dimana aku akan menjadi lebih paham dan belajar. Untuk menjadi dewasa, mengetahui itu tidak cukup, namun harus pula dengan memahami dan menjalani. Ketika aku beranjak dewasa, Ibu selalu menganggap aku ini tetap bayinya, yang masih harus selalu dia timang, dia tetap mengurus aku walaupun sebenarnya aku sudah bisa makan sendiri tanpa diberitahu, dan dia selalu ingin tahu kemana aku pergi. Dia akan  selalu menanyakan keadaanku jika pukul 3 sore  aku masih ada di sekolah, dan dia akan selalu ingin tahu masalah ...

Earth Day Camp #GreenerationForum

Gambar
Assalamu'alaikum. Ah ya, saya ingin membayar janji saya kemarin di   postingan sebelumnya . Ya perkemahan yang belum sempat saya ceritakan bagaimana rencana dan kegiatannya. Oke, berawal dari perjalanan saya bisa bergabung dalam perkemahan untuk memperingati hari Bumi kemarin yang ke-45 kemarin. Sebenarnya dari pertengahan bulan Januari lalu, saya diajak oleh salah seorang teman saya untuk berpartisipasi dalam acara perayaan Hari Bumi. Jujur sebelumnya saya tidak pernah merayakan Hari Bumi secara khusus, kalau pun merayakan, mungkin sekedar untuk mengurangi penggunaan barang yang bisa merusak bumi kita ini. Berawal dari ajakan teman itu saya sebenarnya tidak terlalu tertarik, karena bagi saya mungkin itu hanya akan membuang waktu dan tenaga saya, maka dari itu saya tidak terlalu mencari tahu mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan nanti. Karena saat itu saat masih duduk di bangku kelas 3, dimana sebentar lagi saya akan menghadapi ujian, walhasil komunikasi kami teputus dan...

Am I Fall in Love?

Gambar
Hallo, Assalamu'alaikum. Setelah enam hari saya tidak menulis disini, alhamdulillah akhirnya diberikan kesempatan kembali untuk bercerita kembali. Sekarang tepat pukul 00:43 WIB. Iya, saya belum terlelap. Memang terlihat egois, tidak memberikan waktu istirahat pada tubuh. Tapi tidak sebenarnya, sudah lumayan lama saya beristirahat selepas dari perkemahan kemarin.   Perkemahan?   Oh ya, saya lupa belum menceritakannya. Mungkin waktu lain akan saya paparkan. So, sekarang apa yang akan saya bahas?   Love, again?   Yups! Memang klasik sih dan mungkin sudah bosan ya membaca tentang cinta, atau mungkin tak ada bosannya? Tak masalah, itu tergantung selera kalian, sekarang yang pasti saya ingin membahasnya lagi. So, why I choose that? Mungkin, kemarin lusa tepatnya. I'm feeling different. Tapi saya tak begitu terlarut dalam rasa itu, insyaAllah saya ingin tetap teguh pada apa yang saya pegang. But for now, I want to tell about it, just little bit.

Kakakku Sayang

Pukul 21:55 WIB. Sudah larut malam rupanya, baru saja seorang perempuan mengingatkan saya untuk segera istirahat, namun saya tak menurut, masih asik dengan kegiatan saya, menulis. Oh ya, malam ini saya ingin menceritakan menganai kakak saya, yang paling tua, tertua diantara kami berdua. Panggil saja dia Kak D. Kalau di rumah sih saya memanggilnya Aa, panggilan kakak laki-laki dalam bahasa Sunda. Dia bukan lelaki istimewa, dia termasuk yang paling beruntung diantara kami karena hidungnya termasuk dalam kriterian   "mancung".   Saya tidak tahu usianya berapa, yang pasti November kemarin menginjak 29 tahun. Perawakannya jangkung, ya sekitar 173 centimeter. Sayang, ototnya tak begitu berisi dan membentuk tubuh yang maskulin, semenjak dia tidak rutin lagi berolahraga. Dia masih kuliah, disalah satu universitas di Jawa Barat, mengambil jurusan olahraga, seperti apa yang diinginkannya.   Apa tidak salah usia 29 belum lulus kuliah?   Ya, jelas tidak. Sebelumnya dia s...

Izinkan saya bercerita

Gambar
Khusus untuk malam ini, akan saya persempahkan kepada jiwa yang tak tahu diri ini. Maka, izinkan saya bercerita mengenai apa yang belum sempat saya ceritakan. Ketika semua kebohongan harus terpaksa dilakukan, yang katanya demi kebaikan, padahal sebenarnya karena sudah terlanjur salah. Ketika keadaan memaksa untuk melakukan, padahal jiwa tak ridha untuk hal yang tidak diinginkannya. Ketika perasaan harus dikubur dalam-dalam, padahal hati teriris sakit dan kalbu tak tahan untuk mengatakan. Ketika semua harus bisu, padahal ingin sekali mengutarakan semua kejahatan. Ketika semua harus pura-pura buta, padahal mata jelas melihat dan memberontak. Izinkan saya bercerita mengenai apa yang ingin saya ceritakan. Bahwa saya ingin sekali berkata jujur tanpa ada paksaan bahkan tekanan dari sudut manapun. Ingin menyetarakan karena sesungguhnya tak ada yang benar dan salah, melainkan diri kita masing-masing yang membuat kesalahan itu menjadi hal mendasar untuk dijadikan sebuah yan...