Earth Day Camp #GreenerationForum
Assalamu'alaikum.
Ah ya, saya ingin membayar janji saya kemarin di postingan
sebelumnya. Ya perkemahan yang belum sempat saya ceritakan bagaimana
rencana dan kegiatannya. Oke, berawal dari perjalanan saya bisa bergabung dalam
perkemahan untuk memperingati hari Bumi kemarin yang ke-45 kemarin. Sebenarnya
dari pertengahan bulan Januari lalu, saya diajak oleh salah seorang teman saya
untuk berpartisipasi dalam acara perayaan Hari Bumi. Jujur sebelumnya saya
tidak pernah merayakan Hari Bumi secara khusus, kalau pun merayakan, mungkin
sekedar untuk mengurangi penggunaan barang yang bisa merusak bumi kita ini.
Berawal dari ajakan teman itu saya sebenarnya tidak terlalu
tertarik, karena bagi saya mungkin itu hanya akan membuang waktu dan tenaga
saya, maka dari itu saya tidak terlalu mencari tahu mengenai kegiatan yang akan
dilaksanakan nanti. Karena saat itu saat masih duduk di bangku kelas 3, dimana
sebentar lagi saya akan menghadapi ujian, walhasil komunikasi kami teputus dan
saya lebih fokus pada ujian yang akan segera saya hadapi. Namun setelah
beberapa minggu ujian nasional selesai, teman saya kembali menguhubungi
mengenai kegiatannya, dengan berat hati, saya mengikuti kegiatan rapat-merapat
yang sebenarnya sangat saya hindari. Tapi atas nama persahabatan saya
menghargai undangannya.
Setelah mengikuti beberapa rapat, saya mulai mengerti dengan teknis
dan kegiatan yang akan dilaksanakan. Karena kegiatan ini terlihat akan menarik
dan bermanfaat, saya putuskan untuk mengikuti kegiatan ini sampai tuntas.
Singkat cerita rapat-merapat sudah selesai dan saya memiliki tugas dibagian
kesehatan. Alhamdulillah, pekerjaan saya nanti diperkemahan tidak akan begitu
berat, terkecuali banyak panitia atau peserta yang sakit karena kelelahan.
Hmm.. itulah malasnya, siapa juga yang mau sakit.
Perkemahan Hari Bumi ini dilaksanakan dalam 2 hari 1 malam,
tanggal 25 sampai 26 April 2015. Masih di daerah tempat tinggal saya, tepatnya di
bumi perkemahan Situ Cibeureum, Samarang. Kegiatannya seperti biasa, ada
permainan, materi, coaching klinik, dan tentunya api unggun. Tapi ternyata
ekspektasi saya mengenai kegiatan ini terlalu tinggi, walhasil saya sedikit kecewa.
Karena ada beberapa hal yang seharusnya ada menjadi tidak ada, begitu pula
sebaliknya. Sebagai contoh kecil, fasilitas yang seharusnya ada di tenda
evakuasi, ya divisi saya, kesehatan. Bisa dibayangkan, dimana seharusnya tenda
evakuasi itu ada penerangan yang cukup, tempat tidur yang layak untuk pasien,
fasilitas obat maupun penghangat untuk pasien. Bukannya saya ingin mewahkan, namun
apakah sebuah pekerjaan akan terlaksanakan dengan baik jika fasilitas yang
wajib ada tidak terpenuhi? Ya kalian bisa menilai sendiri.
Alhamdulillah, para panitia dan peserta tak begitu rewel dengan
keadaan di tenda evakuasi. Walaupun saya sempat sedikit kewalahan ketika
membutuhkan air panas untuk pasien, bolak-balik ke tenda panitia untuk meminta
air panas, bahkan saya sempat meminta pada tamu undangan yang sedang mendidikan
air untuk kopinya, lagi-lagi karena fasilitas yang tidak memadai. Namun yang
lebih membuat saya kesal adalah kekurang kompakan panitia dalam membagi tugas,
contoh kecilnya di divisi saya, panitia yang tidak korve justru malah wara-wiri yang
menurut saya tak begitu penting. Alangkah baiknya jika mereka membereskan tenda
evakuasi atau mencari peralatan yang belum terpenuhi. Tapi ya sudahlah, yang
penting perkemahan kemarin saya sudah melakukan yang terbaik. Begitu pula dengan panitia yang lain, memuaskan, dengan bukti kegiatan berjalan dengan lancar. Namun kasihan juga dengan panitia H- (read; hamin) yang harus lebih extra kerja, kalian luar biasaaaaaa *lambai tangan*
Oke setelah ngomel-ngomel, saya ingin mengajak teman-teman untuk
merealisasikan Hari Bumi itu. Hal yang paling penting adalah MEMULAI, percuma
melakukan aksi ini-itu tapi tidak berdampak alias tidak ada manfaatnya kepada
masyarakat begitu pula pada bumi. Usahakanlah untuk mengurangi sampah plastik
apalagi sterofoam, bisa kita ganti dengan membawa air minum dari rumah,
tentunya dengan tumbler yang bersih, jangan terlalu banyak charger handphone,
apalagi dibiarkan menempel setelah memakainya.
Oh ya, sebenarnya ada cerita yang lebih menarik ketika perkemahan
kemarin. Namun saya tidak akan menceritakannya sekarang, pokoknya kalau penasaran
terus pantau lini blogku oke. Selamat Hari Bumi. Mari kita jaga bumi
bersama-sama dengan memulai dari hal yang kecil.
Selamat Hari Bumi,
Trias.

Komentar
Posting Komentar