The One and Only
Mungkin kamu satu dari seribu pria dalam hidupku yang selalu ada untukku. Tanpa aku sadari, kau selalu ada untukku. Ya, selalu ada untukku. Menemaniku. Tak kenal waktu dan keadaan. Dan apakah kau tahu?
Saat aku gundah dengan semua permaslaahan hidup, siapa yang ada disampingku?
Kamu
Saat aku kesulitan dengan keadaan, siapa yang menenangkanku?
Kamu
Saat aku merasa bosan ketika guru menerangkan, siapa yang membuatku tertawa?
Kamu
Saat aku dihukum gara-gara tidak mengerjakan tugas, siapa yang menemaniku menjalankan hukuman?
Kamu
Saat aku tidak sekolah karena sakit, siapa yang menanyakan keadaanku?
Kamu
Saat aku tak paham materi pelajaran, siapa yang mengajarkanku?
Kamu
Saat aku ingin bercerita tapi tak ada yang ingin mendengar, siapa yang menjadi pendengar baik untukku?
Kamu
Bahkan saat aku menangis karena teman dekatku menyakiti perasaanku, siapa yang sedia memberikan pundaknya untukku?
Kamu
Kau hidup, tapi tak pernah aku dengar hembusan nafasmu.
Kau seperti candu, dimana aku tak akan bisa melakukan apa-apa jika kau tak ada.
Kau seperti susu coklat yang selalu menemani kesendirianku.
Kau seperti korek api, mencetuskan rindu. Tapi rindu yang kurasa bukan dirimu, melainkan orang lain.
Dan apa kau tau permintaanku sekarang?
Aku hanya ingin, kamu selalu ada untukku. Karena kamulah kebahagiaan yang seutuhnya. Kamulah satu dan hanya satu untukku. Kebahagiaan dimana aku dan kamu yang selalu bersama.

Komentar
Posting Komentar