Cinta, Siapa yang Tahu?
Perkara jatuh cinta memang sangat sukar untuk ditentukan. Apa kita sedang jatuh cinta, atau hanya sekedar kagum. Tapi jika kita sebut itu jatuh cinta, sungguh aneh rasanya. Karena dia tak kita kenal sama sekali, bagaimana bisa jatuh cinta? Tapi jika kita sebut itu sekedar kagum, sungguh jantung ini berdebar ketika mendapatkan sosoknya. Apalagi untuk seorang perempuan. Senyum yang sangat manis atau obrolan yang sangat lugas membuat hati meleleh-leleh.
Jika kita mengatakan sebuah cinta, sungguh sangat malu, apalagi menyatakannya. Tapi jika kita pendam dan hanya hati ini yang tahu, rasanya sangat penasaran untuk segera tahu. Tapi jika kita tanyakan, sungguh akan memalukan dan terlihat lebay. Apalagi pada teman.
Cinta, siapa yang tahu?
Euforia yang terasa saat pandangan pertama memang sangat istimewa. Tapi apa itu bisa menentukan bahwa kita sedang jatuh cinta? Atau hanya sebuah kecocokan yang tak disengaja?
Perkara cinta?
Apa mungkin rasa cemburu saat melihatnya bercengkrama dengan yang lain? Tapi kita tak memiliki sebuah status untuk mengikat sebuah rasa.
Apa mungkin rasa sakit hati ketika kita tau, bahwa ini bukan jatuh cinta? Tapi sungguh, sakit hati tak akan muncul jika kita tak terjatuh.
Cinta, siapa yang tahu?
Lantas bagaimana dengan rasa euforia, rasa cemburu, rasa sakit hati jika tak diawali dengan terjatuh terlebih dahulu? Cinta, siapa yang tahu?
Bagaimana cara melupakan dan mengobatinya?
Cinta, siapa yang tahu? Hatimu yang mengetahui. Bukan yang lain.
Cinta, siapa yang tahu? Hatimu yang mengetahui. Bukan yang lain.
Komentar
Posting Komentar