Buat yang katanya punya tugas
Nilai
Makna : Gagasan atau patokan dalam diri setiap manusia
mengenai hal-hal atau suatu yang baik dan buruk. Sesuatu itu dapat berupa
benda, orang, tindakan, pengalaman, dan sebagainya.
Ciri-ciri : Terbentuk melalui proses belajar dan pengalaman,
Memiliki pengaruh yang berbeda disetiap orang, mempengaruhi diri dalam sosial,
berusaha untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan dalam bersosialisasi.
Sifat : Normatif (mengandung harapan), realitas abstrak dan ada dalam kehidupan manusia, berfungsi sebagai daya dorong/motivator.
Karakteristik : Kualitas abstrak, melekat pada objek, sepihak, ada dalam diri setiap orang.
Norma
Makna : Aturan yang memiliki sanksi bertujuan untuk mendorong setiap masyarakat agar taat untuk mencapai tujuan-tujuan bersama serta mencapai nilai-nilai sosial yang ada.
Ciri-ciri : Tidak tertulis (lisan), Hasil kesepakatan masyarakat, Warga masyarakat sebagai pendukung sangat menaatinya, Apabila norma dilanggar, bagi pelanggarnya harus menghadapi sanksi, menyesuaikan perubahan.
Sifat : universal, relatif, memaksa, mempunyai sanksi tegas.
Karakteristik : Ga tau nih, ga ada dicatatannya juga :p
Jawab : Berdasarkan ideologi atau hukum dasar Indonesia adalah Pancasila, dimana mengandung 5 nilai didalamnya, maka itulah nilai-nilai yang akan menonjol di Indonesia karena Pancasila merupakan sebuah keharusan dan kewajiban setiap masyarakatnya untuk menjalankannya. 5 nilai itu antara lain :
a. Ketuhanan Yang Maha Esa (mengandung nilai kerohanian)
b. Kemanusiaan yang Adil Dan Beradab (mengandung nilai moral)
c. Persatuan Indonesia (mengandung nilai moral)
d. Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dlm Permusyawaratan/Perwakilan (mengandung nilai moral dan kerohanian)
e. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia (mengandung nilai moral)
Jadi nilai yang menonjol dari bangsa Indonesia adalah nilai moral dan kerohanian.
2. Nilai-nilai yang bertolak belakang dengan kemampuan bangsa?
Jawab : Berdasarkan kebiasaan masyarakat suatu bangsa yang akan sulit untuk dimusnahkan adalah nilai kerohanian. Memang dalam skala kecil, namun tetap nilai ini akan sedikit sulit untuk dilaksanakan dengan secara sempurna. Jangankan anak sekolah yang berpegangan tangan, para ulama pun terkdang berbuat seperti itu didepan umum.
3. Mengapa hukum norma tetap dibutuhkan (dominan) meskipun ada norma lain?
Jawab : Karena yang namanya sebuah norma akan selalu ada sanksi atau hukuman, serta hukum norma sudah pasti berlaku jika suatu bangsa memang menganut sebuah norma. Serta sifar norma yang menekan dan memaksa, membuat norma tak bisa diganti dengan norma lain, karena setiap norma memiliki tujuan, hukuman dan aturan tertentu.
4. Kemukakan contoh-contoh perilaku dari norma hukum!
Jawab : Tempel ke mukamu saja kertas ini, selesai :D haha. Heureuy ketang. Mau tau jawabannya? Silahkan baca selanjutnya =)) Contoh-contoh perilaku dari norma hukum, antara lain :
- mencuri
- berjudi
- korupsi
- melakukan pembunuhan
- penipuan
Segala hal perbuatan yang melanggar hukum yang apabila dilakukan, dapat dikenai sangsi pidana/penjara.
- berjudi
- korupsi
- melakukan pembunuhan
- penipuan
Segala hal perbuatan yang melanggar hukum yang apabila dilakukan, dapat dikenai sangsi pidana/penjara.
- peraturan lalu lintas;
- aturan hukum pidana (KUH Pidana);
- aturan hukum pajak;
- hukum tata negara;
- hukum administrasi negara.
- aturan hukum pidana (KUH Pidana);
- aturan hukum pajak;
- hukum tata negara;
- hukum administrasi negara.
Komentar
Posting Komentar