Untuk kalian, adik terkasih

Duh adikku terkasih, sungguh jika suatu saat kakakmu mendapat sebuah kesalahan, tergurlah dengan kata yang baik dan pelan.

Duh adikku terkasih, sungguh jika ada salah kata dari kakakmu ini, berilah tahu dia bahwa kau tak enak dan tak berharap kata-kata itu muncul dan terdengar di telingamu.

Duh adikku terkasih, jika saat kakakmu berbicara lantang dan mengoceh padamu, sungguh itu bukanlah sebuah kebencian. Namun itu adalah sebuah kasih sayang yang tak dapat dibendung lagi.

Duh adikku terkasih, sungguh kakakmu ini bukanlah guru bahkan seorang dewa yang harus selalu kau puja dan hormati. Satu yang kakak mau, jadilah seorang pemimpin untuk dirimu sendiri. Kakak percaya, suatu saat nanti kau bisa memimpin negara yang haus akan sebuah keadilan ini.

Duh adikku terkasih, semoga kau paham dan mengerti akan semua yang kakak utarakan. Kakak bukanlah apa-apa tanpa kalian.

Duh adikku terkasih, dengan senyummu dunia kakak sangatlah berwarna, dengan tawamu udara ini begitu merdu, dan dengan semangatmu hidup dan ruh kakak begitu menyatu.
Duh adikku terkasih, sungguh kakak akan menangis dan mungkin tak tahu harus berbuat apa jika kakak tak lagi keindahan senyum kalian, kemerduan tawa kalian, dan gejolak semangat kalian.

 Duh adikku terkasih, semoga Tuhan selalu menyertai kalian dalam keindahan dan kedamaian do'a dan dzikir yang selalu kita panjatkan kepada-Nya.

Ini adalah adik-adikku saat pembukaan Tes SKU untuk Bantara
Ini adik-adikku yang sedang menjalankan Tes SKU

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mempertahankan, haruskah?

UN, No worry!

Lagu Paling Romantis : Adera - Lebih Indah