Postingan

Berangkat The Movie

Gambar
(source : Youtube) Pelaksanaan Gala Premier #Berangkat! gagasan Naya Anandita pada 31 Juli 2016 di CGV Blitz Grand Indonesia kemarin cukup mengundang banyak animo masyarakat untuk ikut serta dalam mengapresiasi karyanya. Begitu pula setelah pemutara film selesai yang dilanjutkan dengan Press Conference. Film dengan gagasan road-trip ini menceritakan tentang perjalanan tiga sahabat yang terdiri dari Joanna, Jano, dan Dika. Road-trip mereka berawal dari "ajakan" Ayushita yang berperan sebagai Joanna yaitu mahasiswa geologi yang harus mendapatkan beasiswa untuk bisa meneruskan S2-nya di US. Joanna meminta Jano (Tara Budiman) dan Dika (Ringgo Agus Rahman) untuk membantunya agar bisa mendapatkan beasiswanya dan Kawah Ijen menjadi tujuan awal mereka, untuk meliput dan meneliti Blue Fire satu-satunya yang ada di Indonesia itu. Sementara untuk "menyegarkan dahaga" mereka akan melanjutkan road-trip sampai ke Bali. Selama perjalanan itu, banyak peristiwa ya...

BUNGA PENUTUP ABAD

Pementasan teater "Bungan Penutup Abad' yang sukses digelar bulan Agustus 2016 ini kembali dipentaskan di kota Bandung sebagai acara pembuka dalam rangkaian kegiatan peringatan Bandung Lautan Api pada tanggal 10 dan 11 Maret 2017 di Teater Taman Budaya Jawa Barat. Bunga Penutup Abad ini merupakan adaptasi dari dua buku Tetralogi Buru karya Pramoedya Ananta Toer, yang terdiri atas Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa. Berkisah tentang kehidupan Minke dan Nyai Ontosoroh setelah kepergian Annelies ke Belanda, serta tentang surat-surat yang dikirimkan Panji Darman-- seorang pegawai yang diutus Nyai Ontosoroh untuk menemani Annelies dalam semua perjalanannya-- yang mengabarkan kehidupan Annelies sejak berangkat dari Pelabuhan Surabaya sampai kabar meninggalnya Annelies yang membuat Minke memutuskan pergi ke Batavia untuk meneruskan sekolah. Kang Wawan sebagai sutradara sekaligus penulis naskah sangat cerdas mengemas cerita dari dua buku menjadi satu kesatuan yang utuh. Toko...

INI KISAH TIGA DARA

Ada yang sudah menonton film Ini Kisah Tiga Dara garapan Nia Dinata ini? Film yang akan rilis  1 September 2016 di bioskop ini sudah mulai melakukan promosi di sejumlah media di Indonesia. Sebuah kesempatan yang baik juga untuk penulis untuk bisa menghadiri acara premier yang dilaksanakan di Bandung, yaitu di CGV Paris Van Java. Beberapa hal yang berbeda dari film ini adalah : 1. Film Musikal Sudah jarangnya film musikal Indonesia yang dibuat menjadi nafas segar untuk perfilman Indonesia saat ini. Walaupun film musikal, tetapi cerita dan suasana dalam film tetap dapat diterima serta dipahami karena lagu maupun koreografi yang disajikan memiliki korelasi, begitu juga dengan lirik-lirik yang dapat dengan jelas menggambarkan keadaan hari dan emosi pemain walaupun saat bernyanyi. Kalau kalian lahir era tahun 90-an, pasti akan merasa terkenang oleh film musikal Petualangan Sherina dan Joshua oh Joshua. 2. Keindahan Alam dan Kearifan Budaya Lokal Indonesia dari tangan Y...

Cerita Bapak Dalam Film

“Walaupun telah tiada,  bapak akan selalu ada” – kalimat pembuka  dalam undangan Gala Premier  film Sabtu Bersama Bapak tanggal 2 Juli 2016 kemarin di CGVblitz Mall Bandung (BEC). Untuk kesekian kalinya cerita dalam novel diangkat menjadi sebuah film. Dari salah satu novel bestseller karya Aditya Mulya, Sabtu Bersama Bapak. Film yang disutradarai oleh Monty Tiwa dan Aditya Mulya sebagai penulis skenario, serta para casting dalam film ini – Abimana Aryasatya, Ira Wibowo, Arifin C. Putra, Acha Septriasa, Deva Mahenra, Sheila Dara Aisha, Ernest Prakarsa, Jennifer Karnelita, Rendy Kjaernet, Tutti Kembang Mentari, Farras Fatik dan Tri Yudiman. Penasaran dengan acting para casting? Nonton filmnya! Pengangkatan tema cerita yang sederhana namun dapat mengemas cerita menjadi luar biasa, dimana cerita dibuka dengan persoalan klasik sebuah keluarga. Sang Bapak yang diperankan oleh Abimana Arya Satya, divonis kanker dengan ancaman kematian (lagi-lagi, penyakit yang menjadi tr...

[Review Buku] Sabtu Bersama Bapak Karya Adhitya Mulya

Ketika malam dua tahun yang lalu, saya sedang asyik membaca lini masa di twitter, ada beberapa penerbit yang sedang membahas buku terbitan terbarunya. Judulnya yang cukup menarik membuat saya ingin mengikuti setiap tweet yang sedang membahas beberapa inti cerita dalam bukunya. Sabtu Bersama Bapak, merupakan novel kelima karya Adithya Mulya. Recommended. Langsung saya tulis di list buku-buku yang ingin saya beli. Kalau sedang beruntung dapat hadiah dari kuis, saya tidak perlu mengeluarkan tabungan untuk membeli. Tapi jarang sekali, belum pernah bahkan. But, ya bawa senang saja. Nambah-nambahin tweet, hehe. Well, ceritanya setelah satu tahun berlalu dari malam itu, saya pergi ke toko buku di Bandung—kebetulan saat itu saya sudah kuliah di Bandung, berniat membeli beberapa buku untuk kuliah dan salah satu novel Kang Abik yang sudah saya cari dari kapan tahun. Saat menuju tempat kasir, tidak sengaja ada cover novel yang lucu namun sederhana, warnanya yang mencolok membuat langkah ka...

Surat Untuk Ibu?

Bandung, 22 Desember 2015 Teruntuk ibu yang selalu aku banggakan. Hidup di perantauan, jauh dari pengawasan ibu bukan lagi hal yang aneh untukku. Bahkan aku sudah pernah membayangkan bagaimana rasanya jika hidup jauh dari orang tua, tidak ada omelan, tidak ada perintah dan terlebih tidak ada “ceramah” yang sering kali membuat mulutku menggerutu dan  mengundang kantuk. Bebas dan aku bisa melakukan semua yang aku inginkan. Menjadi manusia seutuhnya, yang belajar dengan dirinya sendiri, mengatur semua hidupnya sesuai dengan apa yang akan aku tuju, kalau kata kakak masa ini adalah pendewasaan diri. Masa dimana aku bisa mencari jati diri, mengetahui apa yang belum aku ketahui, dan mencoba apa yang belum aku lakukan. Berbeda dengan sekarang, aku hidup sendiri, ya, sendiri— hanya Allah Swt yang menemani. Kondisi seperti ini bukanlah yang aku harapkan. Semua kulakukan sendiri, sepi dan hampa sekali rasanya. Tak ada yang memperhatikan setiap kegiatanku. Aku tak lagi mencium wangi ...

Happy Bornday dear BigBro

Gambar
Ini adalah aku dan kakak ke-dua-ku. Foto ini diambil bapak saat hari pertama aku masuk SD. Saat itu kakakku sudah kelas VI, dia seorang atlet Tenis meja, makanya dia tinggi. Hallo.. Assalamu'alaikum, Ong.. Bagaimana kabarmu? Apa sudah seminggu kita tidak berjumpa? Aku lupa kapan terakhir kita bertemu, tapi belum lama sepertinya. Ah ya, aku dengar dari ibu kalau kamu sedang menjalani ujian ya? Makanya kamu tidak pernah terlihat lagi di rumah, dimana sering kali kamu menyuruhku untuk membelikanmu makanan keluar. Kamu pergi belajar tanpa sepengetahuanku rupanya. Tapi semoga ujianmu dan perjalanmu dilancarkan oleh Allah Swt ya.. Oh ya Ong, apa kamu masih ingat kapan terakhir kamu mengajakku pergi bermain? Sudah lama pastinya, karena sepertinya aku bukan teman main yang asyik dibandingkan teman-temanmu itu. Tapi walaupun aku tidak se-asyik teman-temanmu itu, aku berjanji deh kalau nanti diajak lagi main mau belajar jadi teman mainmu yang asyik, biar kamu enggak kapok m...

Headquarters of Engineers [Edisi Ramadhan]

Gambar
Ayoo mana cari nama saya :D Assalamu'alaikum. Wr. Wb. Bagaimana puasa hari ke-3 nya? Semoga tetap lancar dan diberkahi oleh Allah Swt. Oke postingan saya kali ini untuk membayar janji dari postingan kemarin. Yups! Good news. Of course, my good news. Semoga menjadi kabar bahagia juga untuk kalian. Sebelumnya masih ingatkan saya pernah menulis tentang kuliah? Kalau belum, lebih baik baca dulu  ini deh . Alhamdulillah setelah sekian kegagalan yang saya hadapi kemarin, Allah Swt memberikan jalan dan harapan kepada saya dan keluarga. Dimulai dari tidak diterimanya saya di PTN jalur SNMPTN, lalu jalur PMDK IPB sampai tidak lolosnya saya di tes tulis STIS kemarin. Terlebih nilai ujian saya yang kurang memuaskan hati saya, dan kepergian kakek. Ya, itu cukup menjadi beban berat untuk saya saat itu, jujur memang sedikit sulit saya jalani. Walaupun tidak ada tekanan dan tuntutan langsung dari orang tua atau keluarga, namun tetap ada tekanan dari diri sendiri. Karena bagaimana pun, be...

Pesan Ramadhan 9 [Edisi Ramadhan]

Gambar
Assalamu'alaikum. Wr. Wb. Bagaimana kabarnya ya ukhty.. ya akhi.. Alhamdulillah Sidang Isbat kemarin malam sudah memutuskan bahwa hari ini adalah tanggal 1 Ramadhan, kita mulai berpuasa. Bagaimana puasa hari pertamanya? Semoga lancar ya. Btw, pasti perdana tawarih mesjid penuh ya? Ah pasti begitu, Alhamdulillah, rupanya Ramadhan masih menjadi bulan yang ditunggu-tunggu ummat muslim di dunia, begitu pula dengan saya, walaupun harus tarawih di teras mesjid, tapi InsyaAllah kekhusyukan masih terjamin. Postingan saya hari ini ingin membasah hal yang sama seperti  tahun kemarin . Ya! Kegiatan yang sudah rutin saya lakukan setiap Ramadhan tiba, pesantren kilat (read; selanjutnya "PasKil"). Alhamdulillah tahun ini PasKil yang saya ikuti sudah memasuki tahun ke 9. Memang sudah lama, dari mulai saya duduk di bangku SD dan ikut sebagai peserta didik, sampai sekarang, saya akan memasuki bangku kuliah dan menjadi pengajar serta panitia. Sama seperti tahun kemarin, saya k...

Marhaban Yaa Ramadhan [Edisi Ramadhan]

Gambar
The picture from google Assalamu'alaikum. Satu bulan kurang saya meninggalkan blog ini sepi tanpa ocehan ya. Semoga teman-teman tidak kesepian dan kapok ya untuk membaca semua curhatan dan ocehan saya hehe. Alhamdulillahirrabil A'lamin. Tak hentinya saya berucap syukur kepada Allah Swt, atas segala nikmat dan kebahagiaan yang saya dapatkan. Satu tahun lalu kita baru saja selesai menjalani ibadah puasa, alhamdulillah tahun ini kita kembali diberikan kesempatan untuk bertemu dengan bulan penuh rahmat dan ampunan ini. Alhamdulillah sungguh tak sabar ingin segera menangisi semua dosa yang sudah dilakukan. Ramadhan bulan penuh keberkahan, ah rindu sekali dengan bulan ini. Waktu saatnya memperbaiki diri dan meraih kebaikan dalam beribadah. Seperti yang diriwayatkan dari Umar bin Khattab, beliau mengatakan, حَاسِبُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُحَاسَبُوا، وَتَزَيَّنُوا لِلْعَرْضِ الأَكْبَرِ "Koreksilah diri kalian sebelum kalian dihisab dan berhiaslah (dengan ...

I Choose You

Gambar
Hallo! Ah ya, karena malam ini aku belum mendapatkan pencerahan apa yang akan aku tulis, sudah lama juga tak membahas tentang L-A-G-U. And than, untuk kali ini aku akan membahas tentang satu lagu yang mungkin kurang booming di Indonesia, tapi lagu ini bagiku sangat sangat sangat menarik dan asyik untuk terus didengar. FYI, sebenarnya lagu ini bukanlah lagu baru, hampir satu tahun kurang lima jam lebih tepatnya. Lagu ini ditulis oleh penyanyinya sendiri yaitu Sara Bareilles, dimana dalam lagunya kali ini, dia menceritakan tentang cinta, lebih tepatnya menyatakan cinta kepada pasangan kita. Sama seperti judulnya, I Choose You (Aku memilihmu). Oke untuk lebih lanjutnya kalian bisa baca dulu semua liriknya. The words it's really simple, but the mean it's so deeply.

Dear BigBro

Gambar
Assalamu'alaikum, Kak. Entah tulisan keberapa yang kutujukan khusus untukmu. Aku tak peduli apakah kau pernah membacanya, atau tidak peduli sama sekali, yang terpenting bagiku, aku bisa menceritakan semua keluh-kesah, harapan serta doa untukmu disini. Aku tidak peduli apakah mereka, teman-temanku, para pembaca blogku, atau bahkan mereka yang tak mengenalku sama sekali, aku sungguh tak peduli. Yang kupedulikan sekarang hanyalah dirimu. Kakak keduaku,   pangais bungsu atau panengah,   begitu kata ibu . Memang sedikit aneh rasanya, memanggilmu Kakak, tapi jika aku memanggilmu disini Aa, lebih aneh menurutku, jadi jangan marah atau merasa anak kota ya, kalau kupanggil Kakak. Just be your self, dare to be yourself. Tapi jangan keseringan selfie juga,   enek lihatnya brooo.  Oke aku akan meneruskan cerita, saat ini aku ingin membahas mengenai dirimu lagi. Beberapa hari lalu, tepatnya tanggal 1 Mei 2015, aku mendengar kabar yang entah baik atau buruk dari ibu, kalau...

Ketika Aku Beranjak Dewasa

Gambar
Tidak ada definisi khusus untukku, yang pasti ketika aku tumbuh besar saat itulah aku akan menjadi dewasa. Menjadi manusia yang lebih dari sebelumnya. Tubuhku semakin tinggi, berat badanku bertambah, begitu pula dengan pemikiran dan pengetahuanku yang harus menjadi lebih luas. Aku tidak mengatakan bahwa diriku telah dewasa, namun aku percaya segala proses yang aku lewati, segala pilihan yang aku jalani, kelak akan membawaku pada hal yang lebih baik, pada waktu dimana aku akan menjadi lebih paham dan belajar. Untuk menjadi dewasa, mengetahui itu tidak cukup, namun harus pula dengan memahami dan menjalani. Ketika aku beranjak dewasa, Ibu selalu menganggap aku ini tetap bayinya, yang masih harus selalu dia timang, dia tetap mengurus aku walaupun sebenarnya aku sudah bisa makan sendiri tanpa diberitahu, dan dia selalu ingin tahu kemana aku pergi. Dia akan  selalu menanyakan keadaanku jika pukul 3 sore  aku masih ada di sekolah, dan dia akan selalu ingin tahu masalah ...

Earth Day Camp #GreenerationForum

Gambar
Assalamu'alaikum. Ah ya, saya ingin membayar janji saya kemarin di   postingan sebelumnya . Ya perkemahan yang belum sempat saya ceritakan bagaimana rencana dan kegiatannya. Oke, berawal dari perjalanan saya bisa bergabung dalam perkemahan untuk memperingati hari Bumi kemarin yang ke-45 kemarin. Sebenarnya dari pertengahan bulan Januari lalu, saya diajak oleh salah seorang teman saya untuk berpartisipasi dalam acara perayaan Hari Bumi. Jujur sebelumnya saya tidak pernah merayakan Hari Bumi secara khusus, kalau pun merayakan, mungkin sekedar untuk mengurangi penggunaan barang yang bisa merusak bumi kita ini. Berawal dari ajakan teman itu saya sebenarnya tidak terlalu tertarik, karena bagi saya mungkin itu hanya akan membuang waktu dan tenaga saya, maka dari itu saya tidak terlalu mencari tahu mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan nanti. Karena saat itu saat masih duduk di bangku kelas 3, dimana sebentar lagi saya akan menghadapi ujian, walhasil komunikasi kami teputus dan...

Am I Fall in Love?

Gambar
Hallo, Assalamu'alaikum. Setelah enam hari saya tidak menulis disini, alhamdulillah akhirnya diberikan kesempatan kembali untuk bercerita kembali. Sekarang tepat pukul 00:43 WIB. Iya, saya belum terlelap. Memang terlihat egois, tidak memberikan waktu istirahat pada tubuh. Tapi tidak sebenarnya, sudah lumayan lama saya beristirahat selepas dari perkemahan kemarin.   Perkemahan?   Oh ya, saya lupa belum menceritakannya. Mungkin waktu lain akan saya paparkan. So, sekarang apa yang akan saya bahas?   Love, again?   Yups! Memang klasik sih dan mungkin sudah bosan ya membaca tentang cinta, atau mungkin tak ada bosannya? Tak masalah, itu tergantung selera kalian, sekarang yang pasti saya ingin membahasnya lagi. So, why I choose that? Mungkin, kemarin lusa tepatnya. I'm feeling different. Tapi saya tak begitu terlarut dalam rasa itu, insyaAllah saya ingin tetap teguh pada apa yang saya pegang. But for now, I want to tell about it, just little bit.

Kakakku Sayang

Pukul 21:55 WIB. Sudah larut malam rupanya, baru saja seorang perempuan mengingatkan saya untuk segera istirahat, namun saya tak menurut, masih asik dengan kegiatan saya, menulis. Oh ya, malam ini saya ingin menceritakan menganai kakak saya, yang paling tua, tertua diantara kami berdua. Panggil saja dia Kak D. Kalau di rumah sih saya memanggilnya Aa, panggilan kakak laki-laki dalam bahasa Sunda. Dia bukan lelaki istimewa, dia termasuk yang paling beruntung diantara kami karena hidungnya termasuk dalam kriterian   "mancung".   Saya tidak tahu usianya berapa, yang pasti November kemarin menginjak 29 tahun. Perawakannya jangkung, ya sekitar 173 centimeter. Sayang, ototnya tak begitu berisi dan membentuk tubuh yang maskulin, semenjak dia tidak rutin lagi berolahraga. Dia masih kuliah, disalah satu universitas di Jawa Barat, mengambil jurusan olahraga, seperti apa yang diinginkannya.   Apa tidak salah usia 29 belum lulus kuliah?   Ya, jelas tidak. Sebelumnya dia s...

Izinkan saya bercerita

Gambar
Khusus untuk malam ini, akan saya persempahkan kepada jiwa yang tak tahu diri ini. Maka, izinkan saya bercerita mengenai apa yang belum sempat saya ceritakan. Ketika semua kebohongan harus terpaksa dilakukan, yang katanya demi kebaikan, padahal sebenarnya karena sudah terlanjur salah. Ketika keadaan memaksa untuk melakukan, padahal jiwa tak ridha untuk hal yang tidak diinginkannya. Ketika perasaan harus dikubur dalam-dalam, padahal hati teriris sakit dan kalbu tak tahan untuk mengatakan. Ketika semua harus bisu, padahal ingin sekali mengutarakan semua kejahatan. Ketika semua harus pura-pura buta, padahal mata jelas melihat dan memberontak. Izinkan saya bercerita mengenai apa yang ingin saya ceritakan. Bahwa saya ingin sekali berkata jujur tanpa ada paksaan bahkan tekanan dari sudut manapun. Ingin menyetarakan karena sesungguhnya tak ada yang benar dan salah, melainkan diri kita masing-masing yang membuat kesalahan itu menjadi hal mendasar untuk dijadikan sebuah yan...

UN, No worry!

Gambar
UN, No worry! Munkin seharusnya saya mempostingkan tulisan saya ini sebelum melaksanakan UN, tapi dikarenakan waktuku saat itu padat oleh berbagai jam belajar, so bolehkan kalau saya baru menuliskannya sekarang? Boleh saja ya, biar cepet hehe. Alhamdulillah 3 hari kemarin saya dapat melewati dan menyelesaikan Ujian Nasional, yang minggu-minggu ini menjadi perbincangan diberbagai media. Awalnya saya sangat takut dan tak percaya diri, karena bagaimana pun ujian kali ini akan sangat menentukan nasib saya dimasa yang akan mendatang. Walaupun pemerintah sudah merubah keputusannya namun tetap saja, lulus dari sekolah namun tidak lulus UN? Oh sungguh itu bukan hal yang sangat diharapkan, apalagi untuk mengulangnya tahun depan.

Mau Jadi Apa? #2

Gambar
Assalamu'alaikum. Bagaimana kabar kalian? Semoga tetap sehat dan dalam lindungan Allah Swt. Lumayan lama rupanya saya tidak meneruskan tulisan saya  kemarin , semoga kalian bersedia untuk melanjutkannya. Oke setelah perjuangan selama 3 hari kemarin, Ujian Nasional sekarang tak begitu menakutkan bagi saya karena Alhamdulillah Kemendikbud membuat keputusan baru untuk kelulusan, namun tetap saja saya merasa awas, jangan sampai harus mengulang tahun depan,   naudzubillahimindzalik. Cerita saya kemarin mengenai IPDN ya? FYI, setelah surfing and search saya jatuh cinta pada institut yang satu ini. Besar sekali harapan saya untuk dapat menjadi bagian dari mereka. Namun sayang walaupun sudah banyak informasi yang sudah saya dapatkan mengenai penerimaan Calon Praja dan teknis seleksinya, saya belum begitu puas, karena ada beberapa pertanyaan yang sangat ingin saya ketahui. Sampai akhirnya saya mencari para Praja yang sedang study disana. Alhamdulillah kakak-kakak IPDN itu...

Mau jadi apa? #1

Gambar
Kalau sudah besar mau jadi apa? Pertanyaan yang satu itu pasti sering kita dapatkan saat kecil. Bagitu pula dengan saya, ketika saya ikut ibu ke sekolah tempatnya mengajar, banyak guru-guru yang bertanya kepada saya. Dan semangat saya menjawab ingin jadi Dokter dan Pendongeng. Karena menurut saya saat itu menjadi dokter itu tidak akan pernah sakit dan menjadi pendongeng itu akan selalu diperhatikan.   Keren bukan? Kemarin saya sudah bercerita tentang mempersiapkan diri.   Memangnya apa yang sedang saya persiapkan dan untuk apa?   Mempersiapkan masa depan, masa yang tak pernah saya tahu apa yang akan terjadi, masa yang akan terjadi, masa pencerminanku di masa yang sebelumnya. Maka untuk itu saya harus mempersipakan diri mulai dari sekarang, lebih tepatnya memantapkan hati dan tujuan.   Mau jadi apa?   Kalau tahu mau jadi apa, maka saya akan tahu apa tujuan dan apa yang akan serta harus saya lakukan nanti.